Thursday, July 14, 2011

Mengapa Beruang Tumbuh Menjadi Besar....

Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dgn sabar ditepi sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim ikan.

Sejak pagi ia berdiri disana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air.
Namun,tak satu juga ikan yg berhasil ia tangkap. Setelah berkali-2 mencoba, akhirnya..hup .. ia dpt menangkap seekor ikan kecil.
Ikan yang tertangkap menjerit-2ketakutan, si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."
"Mengapa ?: tanya beruang.
"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-2 gigimu," rintih sang ikan.
" Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.
"Begini saja,tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar, di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku utk memenuhi seleramu." kata ikan.
"Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang "Mengapa," ikan balas bertanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Karena aku tidak pernah menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan !" jawab beruang sambil tersenyum mantap. "Ops !" teriak sang ikan.
Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap :"Ohhhh... andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu dulu ..!!!?.
Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita.

Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan;....
Disaat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; ....
Di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; ....
Dan dalam kondisi terburukpun selalu ada kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita....

Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi kesempatan yang besar.

Wednesday, July 13, 2011

Suara Hati

Seorang petani berada dalam perjalanan pulang ke rumah dengan mobil barunya. Setelah dekat degan lokasi pertaniannya, ia memutuskan untuk mencoba kecepatan mobilnya. Ia melewati tepi jalan yang menuju ke rumahnya dan melaju untuk lebih dari satu mil. Setelah melewati suatu tikungan tajam dengan cepatnya ia melaju kembali ke... tepi jalan.

Ada seorang laki-laki mengendarai station wagon mencoba mengamati sekeliling tikungan, “Apakah ada orang yang melihat dia?” Dia melihat dari arah belakang ada mobil yang berkecepatan tinggi yang melaju ke arahnya. Laki-laki tadi mengira bahwa itu adalah mobil polisi yang menyamar. Takut kalau jejaknya di ketahui, ia cepat-cepat membelokkan station wagonnya ke jalan menurun. Petani tadi juga mengambil jalan yang sama untuk menuju ke rumahnya.

Melihat dirinya diikuti terus dari belakang, laki-laki ini langsung tancap gas untuk melarikan diri. Kemudian lelaki tsb melompat dari mobilnya dan tewas. Setelah diselidiki, ternyata mobil station wagon tadi berisi penuh dengan kopi curian, rokok dan amunisi. Suara hati yang menuduhnya membuat orang itu lari dan akhirnya tewas, meskipun tidak ada orang yang mengejarnya.
Kita dapat menipu orang lain dengan tindakan kita tetapi kita tidak dapat menipu suara hati. Ingat, suara hati yang kita anggap buruk sekalipun dapat mendatangkan peringatan yang indah.

Sebab dengan itu mereka menunjukkan,bahwa isi hukum taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
Roma 2:15

Walt Disney

Walter Elias Disney dilahirkan di Chicago pada tanggal 5 Desember 1901. Ibunya Flora Call, adalah seorang wanita Jerman.
Sedangkan ayahnya Elias Disney, adalah seorang keturunan Irlandia.
Kehidupan keluarga Disney berpindah dari satu kota ke kota lain, karena Elias Disney, yang sebenarnya terpesona oleh dunia bisnis, tidak mempunyai kesesuaian diri dengan dunia itu dan seringkali mengalami kegagalan finansial.

Pada tahun 1906, keluarga Disney pindah ke daerah Marceline, Missouri, di tanah pertanian yang baru dibelinya. Walt Disney kecil menyukai kehidupan di daerah barunya tersebut. Selain itu, kehidupan di desa tersebut juga menghidupkan rasa sayangnya kepada binatang-2 yang hidup di sekitarnya, seperti bebek, tikus, dan anjing. Kelak, ternyata hewan-2 itulah yang membuat namanya menjulang. Dari sini, Walt Disney menarik pelajaran berharga yang dia terapkan sepanjang hidupnya, yaitu bahwa KEBAHAGIAAN AKAN TIMBUL DALAM DIRI KITA APABILA KITA MELAKUKAN SESUATU YANG BENAR-BENAR KITA SUKAI.

Kehidupan Walt Disney yang bahagia itu teryata hanya bisa dinikmati sesaat saja. Kegagalan panen yang berturut-turut membuat Elias Disney, ayahnya harus menjual ladang pertaniannya dan membeli sebuah perusahaan koran setempat yang kecil. Untuk menghemat biaya pegawai, Elias Disney mempekerjakan Walt Disney dan kakaknya Ray tanpa biaya. Setiap pagi pukul 3.30 dinihari Walt dan Ray sudah harus bangun untuk menunggu kedatangan truk pengangkut. Sesudah itu mereka harus menjalankan tugas harian mengantarkan koran kepada para pelanggan di kota. Kadang-kadang orang menjumpai Walt berjalan dengan kelelahan dan gemetar kedinginan dengan bawaan hampir seberat dua kali berat tubuhnya. Adakalanya cuaca begitu dingin, sehingga Walt harus berjongkok di sudut jalan sekedar untuk menghangatkan diri.
Seringkali Walt berpikir, apakah untuk hidup di dunia ini orang harus bekerja mati-matian sebagai budak dengan upah yang hanya bisa sekedar untuk survive ? Tidak adakah jalan lain untuk hidup ? Bila Walt mengantarkan koran untuk para pelanggannya yang kebanyakan adalah orang kaya di kota, maka Walt juga mulai berpikir mengapa mereka bisa hidup mewah, sementara dirinya hidup serba kekurangan. Hal ini akhirnya melahirkan pelajaran kedua di dalam hidupnya, yaitu bahwa KEHIDUPAN ITU ADALAH SUATU PILIHAN. APAKAH KITA MAU HIDUP KAYA ATAU MISKIN, TERGANTUNG ATAS KEPUTUSAN DAN TINDAKAN KITA SEPENUHNYA SAAT INI.

Atas dasar pemikiran itulah maka setelah beranjak dewasa Walt bersikeras memutuskan untuk masuk ke dinas tentara, karena menurutnya pekerjaan tentara bisa lebih memberi kekayaan dibanding sebagai pengantar koran yang bekerja tidak dibayar. Di sela-2 dinas ketentaraannya, Walt menggunakan waktu luangnya untuk menggambar.
Rupanya, bakat Walt dalam menggambar memang luar biasa, sehingga dalam waktu yang singkat banyak teman-2nya di ketentaraan yang minta dibuatkan gambar dirinya.

Setelah perang dunia I usai, Walt keluar dari dinas tentara.
Saat itu, sangatlah sulit mencari pekerjaan. Ini merupakan masa-masa paling suram dalam kehidupan Walt Disney. Untuk kembali ke orang tuanya dia malu, karena waktu itu dia sering menyombongkan pada orang tuanya bahwa pekerjaan tentara itu adalah `pekerjaan orang kaya'.
Walt tidak mempunyai uang barang sedikitpun, dan terpaksa menumpang di belakang sebuah bengkel kecil, dengan sebuah bangku usang, satu- satunya perabotan yang dimilikinya, untuk makan dan tidur. Lebih parah lagi, seminggu sekali dia harus pergi mengendap-endap ke stasiun kota di malam hari hanya sekedar untuk `mencuri' mandi.

Walt menyadari, bahwa hal ini tidak mungkin dibiarkan terus menerus. Dia kembali ingat impiannya di masa lalu, bahwa dia ingin menjadi kaya, bukan gelandangan seperti sekarang. Tapi, apa yang bisa dilakukan dengan keadaannya yang sekarang, tanpa modal, tanpa kenalan, tanpa pekerjaan. Dalam keadaan paling parah dalam hidupnya, Walt akhirnya bisa merumuskan prinsip hidupnya yang ketiga, yaitu TIDAK PEDULI SEBERAPA PARAH KEADAAN KITA SAAT INI, NAMUN KEADAAN PASTI AKAN BERUBAH LEBIH BAIK APABILA KITA MASIH MEMILIKI SATU HAL "HARAPAN"

Harapan itu pula yang terus memacu pikiran Walt. Akhirnya Walt menyadari, bahwa satu-satunya yang masih dimilikinya adalah bakat menggambarnya. Tapi, bagaimana caranya agar bakat tersebut bisa menghasilkan uang untuk dirinya ? Setelah sekian lama mencari-cari, Walt memutuskan bahwa Hollywood adalah tempat yang cocok dengan dirinya, dengan bakat yang dimilikinya. Untuk kesana, terpaksa Walt menahan malu dan meminjam uang dari kakaknya Ray. Setibanya disana, ternyata Walt hanyalah satu dari sekian ribu orang yang berharap bisa menjadi bintang di Hollywood. Mulailah Walt masuk satu persatu ke studio yang ada disana, dan mencoba menawarkan diri untuk bekerja apa saja, asal ada hubungannya dengan dunia perfilman. Bukan hal yang mudah ternyata, karena tidak ada satupun studio yang mau menerimanya, bahkan untuk pekerjaan yang paling rendah sekalipun.

Walt menyadari, bahwa para studio itu menolaknya karena dirinya tidak menunjukkan satu keahlian khusus, yang membuat mereka tertarik kepadanya. Belajar dari situ, Walt membeli beberapa kertas kosong dan mulai menggambar. Kemudian Walt kembali lagi ke studio-2 itu lagi, kini dengan menonjolkan `bakat' yang dimilikinya. Ternyata ada satu studio yang tertarik dengan bakat Walt yang luar biasa.
Mereka bahkan langsung memesan satu cerita "Alice in The Wonderland"
dalam bentuk film kartun bergerak, dengan harga awal US$ 1.500.
Jumlah itu justru membuat Walt kaget, karena pada awalnya Walt hanya berharap mendapatkan upah US$ 50 sebulan, hanya sekedar untuk bertahan hidup. Rangkaian film "Alice in The Wonderland" sukses luar biasa di bioskop Amerika, dan bertahan sampai tiga tahun berturut- turut. Dengan hasil dari film ini, Walt mulai bisa memperbaiki hidupnya, membeli rumah, membuat studio sendiri dan menikah dengan Lilian Bounds.

Suatu hari, Walt teringat masa kecilnya yang bahagia di pedesaan. Hal ini menginspirasi dirinya untuk menggambar tiga sahabat binatangnya waktu itu, yaitu bebek, tikus, dan anjing. Dari sinilah kemudian lahir Donald Duck, Mickey Mouse dan Pluto. Ketiga binatang inilah yang membawa Walt Disney menuju ke kejayaannya sebagai seorang bintang di Hollywood. Selain itu, Walt juga rajin menciptakan film- film animasi lain yang terus mencetak uang bagi dirinya, seperti Snow White, Cinderella, Peter Pan dan Bambi. Dari sinilah Walt kemudian mendedikasikan diri seutuhnya untuk kebahagiaan anak-2 sedunia.

Pada tahun 1950, Walt mempunyai impian untuk membangun taman impian bagi anak-anak. Impian Walt ini dianggap gila oleh rekan-2nya sesama pengusaha, namun Walt tetap dengan pendiriannya. Taman bermain ini akhirnya bisa diwujudkan pada tahun 1955 di Anaheim, California.
Pada waktu pembukaan, Walt mengatakan dalam pidatonya "KESUKSESAN DIMULAI KETIKA KITA MULAI MENCIPTAKAN IMPIAN JAUH KEDEPAN. DAN SAAT KITA BERKOMITMEN UNTUK MENCAPAI IMPIAN ITU, MAKA SELANJUTNYA IMPIAN ITU YANG AKAN MENJADI MAGNET DAN MENARIK KITA KESANA......". Walt Disney meninggal pada tahun 1966. Namun visi dan impiannya untuk kebahagiaan anak-anak akan terus dikenang oleh dunia sepanjang masa.

SECANGKIR KOPI KEHIDUPAN

Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu.
Melihat para alumni tsb ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka,
guru tsb segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yg berbeda-beda.
...Mulai dari cangkir yg terbuat dari kristal, kaca yang mahal, melamin sampai plastik murah.

Guru tsb menyuruh para alumni untuk mengambil cangkir dan mengisinya dengan kopi.
Setelah setiap alumni selesai mengisi cangkirnya dg kopi, guru berkata, "Perhatikanlah bhw kalian semua memilih cangkir yg bagus dan kini yg tersisa hanyalah cangkir yg murah dan tidak menarik".
"Memilih hal yg terbaik adalah wajar dan manusiawi.
Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yg bagus perasaan kalian mulai terganggu.
Kalian secara otomatis melihat cangkir yg dipegang orang lain dan mulai membandingkannya. Pikiran kalian terfokus pd cangkir, padahal yg kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya".

"Hidup kita seperti kopi dalam analogi tsb di atas, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan dan materi yg kita miliki. Jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yg kita nikmati.
Cangkir bukanlah yg utama, Kualitas kopi itulah yg terpenting".

Jangan berpikir bahwa materi yg melimpah, karier yg bagus dan pekerjaan maupun usaha yg mapan merupakan jaminan kebahagiaan. Itu konsep yg keliru.

Kualitas hidup kita ditentukan oleh
"Apa yg ada di dalam"
bukan
"Apa yg kelihatan dari luar". Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tidak merasakan damai, sukacita dan kebahagiaan di dalam kehidupan kita?
Hal itu akan sangat menyedihkan, karena sama seperti kita menikmati kopi basi yang disajikan di sebuah cangkir kristal yg mewah dan mahal.

"Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya.". "Mari kita menikmati secangkir kopi kehidupan yg berkualitas . . ."

*Semoga berguna dalam menikmati kopi kehidupan kita masing-2 GBU

DELAPAN Keajaiban Dunia

EFESUS 5:3.''Rahasia ini besar,tetapi yg aku maksudkan ialah hubungan KRISTUS dgn jemaat.''

...Seorang guru memberikan tugas kepada siswa-siswanya untuk menuliskan
Tujuh Keajaiban Dunia. Tepat sebelum kelas usai, siang itu, semua siswa diminta
untuk mengumpulkan tugas mereka masing-masing. Seorang gadis kecil yang
paling pendiam di kelas itu, mengumpulkan tugasnya paling akhir dengan raguragu.
Tidak ada seorangpun yang memperhatikan hal itu…
Malamnya sang guru memeriksa tugas siswa-siswanya itu.
Sebagian besar siswa menulis demikian:

Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Piramida
2. TajMahal
3. Tembok Besar Cina
4. Menara Pisa
5. Kuil Angkor
6. Menara Eiffel
7. Kuil Parthenon

Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama. Beberapa perbedaan hanya
terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut. Tapi guru itu terus memeriksa
sampai lembar yang paling akhir…
Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang guru terdiam.
Lembar terakhir itu milik si gadis kecil pendiam…
Isinya seperti ini:

Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Bisa melihat
2. Bisa mendengar
3. Bisa menyentuh
4. Bisa disayangi
5. Bisa merasakan
6. Bisa tertawa, dan
7. Bisa mencintai…
Dan ke 8 yg terajaib. DARAH YESUS utk menebus dosaku!!!
Setelah duduk diam beberapa saat, sang guru menutup lembaran tugas siswasiswanya..
Kemudian menundukkan kepalanya berdoa.. Mengucap syukur untuk
seorang gadis kecil pendiam di kelasnya, yg telah mengajarkannya sebuah
pelajaran hebat..
Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban.
Keajaiban itu ada di sekeliling kita untuk kita miliki..
Bersyukur atas semua yg kita miliki hari ini...

Kekuatan doa

Bertahun-tahun silam, tak lama setelah perang dunia 1,
ada seorang pedagang makanan yg mencoba menimbang sebuah doa.

Pada hari Minggu sebelum Natal,
ada seorang wanita yg datang ke tokonya & meminta bahan makanan agar dapat memasak makanan bagi anak-anaknya pada malam Natal.
...
Si pemilik toko bertanya kepadanya berapa banyak uang yg dimilikinya?

Wanita itu menjawab,
"Suamiku tewas dalam perang,
saya tidak punya apa-apa untuk diberikan kecuali doa."

Si pedagang bahan makanan menjawab dgn ketus,
"Tuliskan doa itu." & melanjutkan urusannya.

Yg membuatnya terkejut, wanita tsb mengeluarkan secarik kertas dari dompetnya & menyodorkannya kepadanya.

"Aku melakukannya kemarin malam seraya menjaga bayiku yg sakit." kata wanita tsb.

Si pedagang dgn kasar mengambil kertas tsb & menaruhnya di sisi pemberat timbangan kunonya.
Ia berkata,
"Aku akan memberimu bahan pangan seberat bobot doa ini."

Betapa terperajatnya dia, tatkala ia menaruh sepotong roti di sisi lain dari timbangan tsb, timbangan itu tidak bergerak sedikitpun.

Tercengang, ia menambahkan sebongkah keju, lalu seekor kalkun,
namun timbangan itu tetap sama tak bergeming.

Akhirnya karena ia sudah menaruh begitu banyak bahan pangan ke timbangan tsb,
timbangan tsb sudah tak dapat memuat apa-apa lagi.

Ia menyodorkan sebuah kantong kepada wanita itu & berkata,
"Anda harus memasukkannya sendiri ke dalam kantong itu."

Barulah setelah wanita itu pergi dgn air mata sukacita mengalir di wajahnya,
ia mendapati bahwa timbangannya rusak tepat di saat dia menaruh kertas doa wanita tsb di situ.

Untuk pertama kalinya ia menunduk untuk membaca apa yg di tulis wanita tsb:
"TOLONG TUHAN,
BERIKAN KAMI PADA HARI INI MAKANAN KAMI YANG SECUKUPNYA (MATIUS 6:11)."

Pesan Moral,
kEKUATAN DOA SANGGUP UNTUK MELAKUKAN SESUATU YG LUAR BIASA & MENGERJAKAN PERKARA-PERKARA YG MUSTAHIL.

JANGAN PERNAH MENYERAH DALAM PERGUMULANMU KARENA MUJIZAT PASTI SEGERA DATANG.

Harry Pidgeon

Seorang petualang bernama Harry Pidgeon pernah mengelilingi bumi dengan sebuah kapal layar. Suatu kali ia diwawancarai tentang berbagai pengalamannya dalam mengadakan perjalanan dengan kapalnya. Ditengah-tengah pembicaraan dia bertanya pada si pewawancara. “Apakah anda tahu keadaan yang paling berbahaya yang harus dihadapi seseorang y...ang sedang berlayar”?
“Saya kira badai dan batu karang”, jawab si pewawancara.
“Anda kelliru”, jawab Pidgeon, “Bukanlah badai yang kutakuti, tetapi cuaca yang cerah dan tenang, pada saat angin berhembus dengan baik dan teratur.”
“Dalam sebuah badai ketika seseorang naik ke atas dek, dia berpegangan erat pada sesuatu, supaya tidak terlempar ke luar kapal dan dia terhilang”, kata Harry Pidgeon, menerangkan.

Saudaraku yang terkasih, hidup kekristenan tanpa percobaan atau ujian sama bahayanya dengan pelayaran dalam cuaca tenang. Saudara perlu tahu bahwa kejatuhan seseorang itu disebabkan karena kelengahan dan kelengahan bisa terjadi kalau ia merasa suasananya aman.

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si iblis berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
I Petrus 5:8