Saturday, August 18, 2012

Pengemis Tua yang SENGSARA hidupnya


Twitter : @BundaPenolong

Pengemis Tua yang SENGSARA hidupnya

Setiap hari pekerjaannya hanya mengemis dan hasilnya hanya cukup untuk makan bahkan kadang hanya untuk makan sekali dalam sehari.
...

Ada Dokter Muda yang setiap hari melewatinya dan selalu memberi uang pada Pengemis karena merasa IBA.

Sering terpikir oleh sang Pengemis,alangkah enaknya orang yang hidup berkecukupan seperti Dokter Muda itu,selain kaya,mereka bisa bantu banyak orang yang membutuhkan Pertolongan.

Suatu hari sang Dokter lewat dan mendapati si Pengemis sedang terbaring,sang Dokterpun coba menghampirinya, tetapi alangkah kaget karena si Pengemis Tua ternyata sudah meninggal Dunia.

Ada yang menarik perhatian sang Dokter Muda dari PENINGGALAN si Pengemis Tua yaitu mangkuk kotor dan kumal yang selalu dipakai Pengemis utk mengemis setiap harinya.
Sang Dokter Muda mengambil dan membawa mangkuk itu ke seorang Ahli Arkeologi dan ternyata mangkok tersebut sudah berusia ratusan tahun dan SANGAT LANGKA dari Dinasti Tang dan Jika dijual,HARGANYA bisa untuk beli beberapa buah RUMAH MEWAH dan makanan berlimpah.

Hikmah yang kita petik ;
Kadang kita terlalu SIBUK mencari PELUANG disana sini Tak tentu ARAH Penuh Umpatan dan IRI Hati tetapi ternyata Peluang itu sebenarnya ada DI DEKAT kita tanpa di sadari...

Bersyukurlah selalu,Jika apa yang kita Cari
Belum TERCAPAI,Maka CINTAILAH apa yang
Kita MILIKI saat ini. Sesungguhnya KEBAHAGIAAN Itu tergantung HATI KITA...
Apa pun yang Kita Miliki Meski Gunung dan Samudra Sungguh TIADA berarti Jika Hanya Melihat dengan Tanpa Syukur di Hati...

"Rumput Tetangga Lebih Hijau" Itulah Fatamorgana Kehidupan...
Maka itu... Bersyukurlah selalu Niscaya Hati kita kan Dilapangkan dengan Berjuta Nikmat tak terhingga...

Tuhan memberkati....

Hidup Ini Singkat


Twitter : @BundaPenolong

Hidup Ini Singkat

Ada sebuah iklan menarik yang dikeluarkan oleh Microsoft ketika produk video game mereka, Xbox, bermaksud untuk bersaing dengan Sony Play Station dan Nintendo. Iklan Microsoft Xbox mengisahkan seorang ibu yang melahirkan bayi dan dalam perjalanan waktu yang singkat, bayi tersebut tumbuh menjadi dewasa dan berakhir dalam kuburan. Sebuah filosofi kehidupa...
n baru coba ditawarkan. Life is short, play more. Hidup ini sangat singkat, baru sebentar kita lahir dan tidak lama kita harus segera meninggal. Karena hidup ini sangat pendek, kita tidak punya banyak waktu untuk menikmati hidup ini. Oleh karena itu selama ada waktu pergunakanlah hidup yang singkat ini untuk bermain dan bersenang-senang.

Banyak orang menganut filosofi tersebut dan memilih untuk bersenang-senang dalam hidup mereka. Salomo, sebagai raja paling berhikmat yang pernah ada, menasehati generasi muda bahwa mereka bebas bersenang-senang selama hidup, namun akan tiba waktunya bahwa mereka harus mempertanggungjawabkan apa yang mereka perbuat pada hari penghakiman. (Pengkhotbah 11:9)

Hidup ini singkat. Apa yang menjadi prioritas Anda? Apakah Anda memilih untuk bersenang-senang dan bermain-main dengan kehidupan ini? Stop playing, start praying. Stop feasting, start fasting. Seek God more.

Pergunakanlah hidup Anda untuk sesuatu yang positif dan carilah Tuhan senantiasa.

Mematahkan prediksi


Twitter : @BundaPenolong

Mematahkan prediksi

Karena cuaca dingin & ingin mendapatkan kehangatan, dua orang anak berusia 8 thn menuangkan bensin di kompor sekolahnya..
...

Ledakan hebat pun terjadi & merenggut nyawa salah seorang diantaranya. Sementara anak yang satunya mengalami luka bakar yang parah di kaki & dokter menyarankan segera di amputasi agar tidak menyebarkan infeksi..

Tapi orang tuanya berkata,
"Kita tunggu dulu beberapa hari"..
Setelah beberapa hari dokter melihat bahwa kaki anak itu sembuh tapi kaki kirinya lebih pendek 6,4 cm, "Ia tidak akan pernah bisa berjalan!" Kata dokter..

Beberapa minggu kemudian, ternyata anak itu bisa berjalan dengan bantuan tongkat penyangga..
Dokter memprediksi, "Ia tidak akan bisa berjalan tanpa tongkat!Tapi dalam beberapa minggu, anak itu membuktikan bisa berjalan tanpa tongkat..

Lagi2 dokter berkata, "Ia bisa berjalan, tapi tidak akan pernah bisa berlari!"

Tapi anak itu belajar berlari....

Tahukah anda bahwa anak yang dimaksud itu adalah Glenn Cunningham yang telah memenangkan medali emas & memecahkan rekor dunia 1500m dengan waktu 4 menit 8 detik!!

Bagaimana bisa seorang anak yang "Diprediksi" menderita Kelumpuhan namun, kenyataannya ia berhasil menjadi seorang juara di lintasan lari??

Karena ia Punya Semangat Pantang Menyerah pada Keadaan!!

Dan itulah yang menjadi Kekuatannya!!!........
Apakah anda merasa Gagal karena selalu "Diprediksi Negatif" oleh lingkungan anda??

Sekaranglah Saatnya berubah dengan merevisi diri serta selalu Intropeksi diri u/ menjadi LebihBaik lagi untuk itu,

Ingatlah!!!!

Hidup kita tidak tergantung pada Prediksi orang,

Hidup kita Bergantung pada Pola Pikir, Mentalitas & Usaha!!
Dan itu semuanya menjadikan kita Lebih dari seorang Pemenang!! ....

Jadi, kenalilah Warrior DNA dalam diri :
Kita terlahir sebagai Pemenang Kehidupan!!!

"Ingat saat jutaan sperma benih kehidupan ayah kita berkompetesi menemui satu sel telur ibu kita : maka hanya 1 sel sperma yang Terbaik yang berhasil dan itulah Diri kita saat ini

Semoga bermanfaat,
Tuhanmemberkati....

Triple Filter Test


Twitter : @BundaPenolong

Triple Filter Test

Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat. Suatu hari seorang kenalannya bertemu denga filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"
...

"Tunggu beberapa menit," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan meberikan suatu test sederhana. Ini disebut Triple Filter Test."

"Triple filter Test?"

"Benar," kata Socrates. "Sebelum kita bicara tentang teman saya, saya kira bagus kalau kita mengambil waktu beberapa saat dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah sebabnya saya menyebutnya triple filter test."

Filter petama adalah KEBENARAN. "Apakah Anda yakin sepenuhnya bahwa yang akan Anda katakan pada saya benar?"

"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya hanya mendengar tentang itu."

"Baik," kata socrates. "Jadi Anda tidak yakin bila itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua, filter KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"

"Tidak, malah sebaliknya..."

"Jadi," Socrates melanjutkan, "Anda akan berbicara tentang sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi karena masih ada sattu filter lagi, yaitu filter KEGUNAAN. Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"

"Tidak, sama sekali tidak."

"Jadi," Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin mengatakan sesuatu yang belum tentu benar , buruk dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus mengatakannya kepada saya?"

Itulah mengapa Socrates adalah filsuf besar dan sangat terhormat. Kawan-kawan, gunakan triple filter test setiap kali Anda mendengar sesuatu tentang kawan dekat atau kawan yang Anda kasihi.

Paulus, rasul dari Yesus kristus mengatakan, "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap di dengar, semua yang disebut kebajikan dan patus dipuji, pikirkanlah semuanya itu... Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu." (Filipi 4:8-9)

Tanda-Tanda Luka


Twitter : @Bundapenolong

Tanda-Tanda Luka

Beberapa tahun yang lalu di sebuah musim panas di Florida bagian selatan. Seorang anak kecil memutuskan untuk pergi berenang di sebuah danau di belakang rumahnya. Dengan tergesa-gesa dia berlari keluar pintu belakang sambil melepaskan sepatu, kaus kaki dan kaosnya, terjun ke air yang dingin. Dia berenang dan berenang terus tanpa disadarinya bahwa dia sud...
ah berada di tengah-tengah danau.

Bersamaan dengan itu, seekor buaya besar juga sedang berenang ke arah yang sama. Ibunya dari dalam rumah memandang ke arah jendela dan melihat anaknya dan buaya tersebut semakin lama semakin mendekat satu dengan yang lain. Dengan ketakutan yang luar biasa, dia berlari ke dekat pinggir danau tersebut sambil berteriak kepada anaknya dengan sekuat tenaga. Ketika mendengar teriakan ibunya, anaknya sadar dan berbalik berenang ke arah ibunya. Namun terlambat sudah.

Buaya besar tersebut juga sudah berhasil menjangkau dia. Dari dermaga, ibu itu menggapai lengan anak lakinya bersamaan dengan buaya besar tersebut menyambar paha dari anaknya.Terjadilah tarik- menarik yang sangat mengerikan antara keduanya. Buaya besar tersebut jauh lebih kuat dari ibunya, namun demikian ibunya bertahan mati-matian untuk tidak menyerah dan membiarkan anaknya terlepas. Seorang petani yang kebetulan lewat di sekitar lokasi mendengar teriakan ibu tersebut, bergegas turun dari mobilnya dan menembak buaya besar itu.

Secara luar biasa setelah berminggu-minggu di rumah sakit, anak laki-laki tersebut berhasil diselamatkan dan disembuhkan. Pahanya penuh dengan bekas luka dari serangan buaya yang sangat ganas itu dan di bagian lengannya juga terdapat bekas luka cakaran dari kuku-kuku ibunya yang menancap pada daging lengannya sebagai usaha mempertahankan nyawa anaknya yang dikasihinya.

Setelah lewat masa-masa traumanya, seorang wartawan surat kabar yang mewawancarai anak laki- laki tersebut meminta dia untuk menunjukkan bekas luka-luka di pahanya. Anak tersebut kemudian mengangkat celananya, namun dia secara bangga juga berkata kepada si wartawan. "Lihat bekas luka- luka di tanganku yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut" Ini terjadi karena ibu saya tidak pernah menyerah dan tidak mau melepaskan aku.”

Saudara dan saya dengan mudah dapat mengenali anak laki-laki tersebut. Kita semua punya bekas luka- luka, bukan dari gigitan buaya atau dari satu peristiwa yang sangat dramatis. Tetapi bekas luka- luka dari masa lalu yang sangat menyakitkan. Beberapa dari bekas luka-luka tersebut tidak dapat dikenali dari luar tapi menggoreskan penyesalan yang sangat dalam bagi kita. Namun, beberapa luka, saudaraku, adalah bekas-bekas luka karena Tuhan tidak mau menyerah atas kita. Di tengah-tengah pergumulan Anda, Dia terus bertahan untuk terus memegang Anda.

Firman Tuhan berkata bahwa Allah mengasihi Anda. Bilamana Yesus Kristus ada di dalam kehidupan Anda, Anda menjadi anakNYA. Dia sangat rindu untuk memproteksi dan menyediakan kebutuhanmu dengan cara apapun juga. Tetapi seringkali kita secara bodoh melakukan perkara-perkara yang membahayakan diri kita sendiri. kehidupan selayaknya sebuah danau tempat kita berenang, danau yang dipenuhi berbagai bahaya dan kadang kala kita lupa bahwa musuh kita sedang menunggu untuk menyerang.

Ketika peristiwa tarik-menarik terjadi, berbahagialah bilamana Anda memiliki bekas luka di lengan Anda sebagai tanda kasihNya pada Anda. Dia tidak pernah dan tidak akan sekali-kali menyerah dan membiarkan serta melepaskan anda pergi.

Tuhan memberkati.....

Belajar dari Semut


Twitter : @BundaPenolong

Belajar dari Semut

Suatu hari Raja Daud mengajak Salomo anaknya menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya Salomo sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Daud mendorongnya untuk menghampiri Salomo. "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?" tanya sang ayah.
...

Suatu hari Raja Daud mengajak Salomo anaknya menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya Salomo sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Daud mendorongnya untuk menghampiri Salomo. "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?" tanya sang ayah.

"Oh lihatlah ayah sekawanan semut itu, mereka begitu sibuk mengangkat daun menuju sarang. Untuk apa sebenarnya daun-daun itu?" tanya Salomo kepada ayahnya.

"Daun itu adalah makannya, anakku. Ini adalah musim dimana mereka biasa mengumpulkan makanan, untuk bekal ketika salju mulai turun menutupi bumi." Jawab Daud.

"Lihatlah mereka begitu kecil tapi sanggup mengangkat daun yang begitu besar, bahkan jauh lebih besar dari tubuh mereka sendiri. Ternyata semut tidak selemah yang aku kira selama ini." Sambung Salomo. Dia tampak begitu heran dan kagum dengan pemandangan yang sedang dilihatnya.

"Yah itulah Kuasa Tuhan, bahkan binatang yang paling lemah diberikan Tuhan kekuatan melebihi yang lain. Tuhan itu adil. tahukah kamu anakku, semut yang kecil ini sanggup mengangkat beban yang bahkan 10 kali lebih berat dari tubuhnya. Seekor gajah yang paling besarpun tidak akan sanggup menandingi kekuatan seekor semut. Anakku, jangan pernah sekalipun engkau meremehkan mereka yang tampak lemah. Belajarlah dari semut! Jika engkau nanti menjadi seorang raja". Jawab Raja Daud.

"Engkau tahu berapa lama mereka akan mengangkat makanan-makanan itu?" tanya Raja.

"Entah ayah, mungkin sampai nanti sore". Jawab Salomo.

"Tidak nak, tidak seperti itu. Mereka akan terus bekerja mengumpulkan makanan hingga musim dingin tiba. Lihatlah bagaimana mereka bekerja! Mereka seakan tidak pernah lelah. Tidak ada yang diam, tidak ada yang tampak sedang asik bersantai bukan?" sambung Raja Daud.

"Ya, ayah benar. Mereka semua bekerja! Tapi Ayah, mungkinkah karena mereka takut akan dihukum jika tidak bekerja? mungkin ada yang sedang mengawasi mereka bekerja." Salomo mencoba mengajukan argumennya.

"Tidak, tidak ada yang mengawasi, semut bukan budak dari siapapun. Semut hanya memiliki seorang ratu yang bertugas melahirkan para semut, sedangkan sebagian besar semut adalah jenis pekerja dan sisanya adalah semut prajurit yang bertugas menjaga koloni dan ratu mereka. Tapi tidak untuk mengontrol para pekerja." Jawab Raja Daud.

"Anak ku, jika engkau mau merenungkannya, engkau bisa belajar banyak dari kehidupan para semut." Sambung Raja Daud.

"Apakah itu ayah, katakanlah supaya aku ini mengert." Pinta Salomo.

"Baiklah, supaya engkau tahu, semut adalah binatang yang bijaksana, yang menyadari bahwa untuk segala sesuatu ada masanya. Mereka menyadari ada waktu untuk mengumpulkan dan bekerja serta ada waktu untuk beristirahat. Ketika masa untuk bekerja datang, mereka akan menggunakannya untuk mengumpulkan bekal makanan. tak satupun dari mereka yang berusaha mencuri waktu untuk bersantai dan bersenang-senang. Karena mereka sadar ketika musim dingin tiba, mereka akan dapat beristirahat di dalam sarangnya yang hangat, semua beristirahat, tidak ada yang bekerja. Mereka makan dan minum, berpesta sambil menanti datangnya musim semi."

"Yang kedua, sebagai semut, mereka tahu bagaimana hidup dalam bersama dalam komunitasnya. Setiap semut paham akan tugas dan perannya masing masing. Mereka menjalankan tugasnya dengan setia. Mereka tidak perlu dipaksa dan tidak perlu didikte. Mereka tetap bekerja tanpa perlu diawasi. Tiap-tiap semut akan melakukan tugasnya dengan sukarela dan sungguh-sungguh. Yang satu tidak iri dengan yang lain. Selain rajin, semut adalah binatang yang memiliki integritas tinggi."

"Anakku jika engkau nanti menjadi seorang raja yang akan memimpin bangsamu, ajaklah rakyatmu belajar dari para semut." Sambung Sang Daud.

Tak terasa hari semakin siang. Matahari sudah berada tepat di atas kepala. Digandengnya tangan Salomo. "anak ku sudah saatnya untuk pulang. Masih cukup waktu untuk kamu bisa merenungkannya nanti."

Ya masih banyak waktu bagi kita untuk merenungkan, betapa tidak sempurnanya kita sebagai manusia, hingga masih harus belajar dari para semut.

Semoga bermanfaat
Tuhan memberkati....

SESUAIKAH UNTUKMU ?


Twitter : @BundaPenolong

SESUAIKAH UNTUKMU ?

Apa yang terjadi apabila suatu hari Anda ditawari sebuah tawaran investasi yang menarik tetapi membutuhkan modal yang super besar?
...

Inilah yang dialami oleh John kemarin. Saat menghadiri sebuah gathering di salah satu cafe di kawasan pusat Surabaya kemarin, John ditawari oleh seorang rekannya untuk menjadi salah satu investor di sebuah network marketing. Tidak tanggung-tanggung, minimal investasinya dipatok seratus juta ke atas!!

Sedangkan latar belakang John adalah seorang karyawan biasa dengan penghasilan per bulan tidak sampai lima juta rupiah.

Tampak investasi tersebut amat sangat menggiurkan. Balik modal hanya dalam kurun waktu sebelas bulan dan penghasilan berikutnya tiga puluh juta per bulan. Namun, sekali lagi kendalanya, modal untuk berinvestasi awal adalah seratus juta! Menjanjikan, namun juga mematikan.

John berpikir keras. Ia sangat ingin mengikuti investasi ini. Selain menjanjikan, investasi ini juga telah diikuti oleh temannya dan ternyata berhasil! Tapi seratus juta!? Uang dari mana!? Pinjam sana sini, uang seratus juta bukan jumlah yang kecil. Kalau pun seratus juta sudah didapat, apakah benar-benar John bisa menjalani usaha ini sehingga akan bisa balik modal dalam waktu singkat?

Pada perjalanan pulang malam setelah pertemuan itu, John berdoa.
John sangat ingin mengikuti investasi itu. Ingin sekali! Tapi apa daya modal tidak ada!?

Di tengah asyiknya John berdoa, terdengar suara...
"AnakKu, engkau begitu ingin untuk bergabung dengan bisnis ini. Namun bolehkah Saya menanyakan beberapa hal kepadamu?"

Sadar itu suara Tuhan, John menjawab, "Tuhan, John ingin ikut bisnis ini. Tapi... apa pertanyaan Tuhan pada John?"

"Apa motivasimu mengikuti bisnis ini?" tanya Tuhan lagi.

"John ingin juga sukses seperti teman John," jawab John.

"Baik. Seratus juta bagiKu adalah hal kecil. Aku bisa menyediakannya dalam sekejap mata. Tetapi, anakKu, sadarkah kamu kalau ikut-ikutan orang itu tidak baik?"

John terdiam.

"Aku tahu, karena Aku adalah Yang Maha Tahu. Selama ini Aku terus memberikan apa yang kamu mau dan apa yang kamu minta. Tapi sadarkah kamu, kalau kamu begini terus, kamu tidak akan bisa menjadi orang besar? Kamu hanya akan meminta dan meminta. Temanmu itu punya apa, kamu selalu minta. Temanmu punya mobil, kamu minta mobil. Dia punya rumah, kamu pun minta rumah."

John terdiam.

"Begitu pula pada malam hari ini. Temanmu punya bisnis dan kamu pun meminta bisnis. Tapi tidakkah kamu bertanya apakah apabila kamu terjun di bisnis ini memang sesuai dengan kehendakKu?" tanya Tuhan lembut.

John terdiam. Dia bagai disambar petir. Pertanyaan Tuhan begitu lembut, namun begitu tajam.
Selama ini John memang suka ikut-ikutan temannya. Temannya punya ini, maka John akan meminta Tuhan untuk memberikannya ini. Temannya punya itu dan John akan merengek pada Tuhan untuk memberinya itu. Dia hanya ikut-ikutan! Selama ini John tidak pernah peduli apakah ini dan itu sesuai atau tidak dengan kehendak Tuhan.

Kemudian Tuhan menyambung, "Selamanya kamu tidak akan menjadi orang besar apabila kamu hanya ikut-ikutan orang lain."

Yakobus 4:15-16
Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah.

Tuhan memberkati......