Friday, August 31, 2012

Kisah Ratu Victoria

 
Twitter : @BundaPenolong


Tuhan masih bekerja, dan Ia bekerja dengan berbagai cara, besar ataupun kecil. Billy Graham pernah menulis sebuah cerita, "Kereta ekspres Inggris membelah malam, lampu besarnya yang terang meny...
inari malam. Ratu Victoria menjadi penumpang kereta itu. Tiba-tiba teknisi melihat sasuatu yang mengejutkan. Ditengah cahaya lampu kereta tampak sosok asing yang mengenahkan jubah hitam sedang berdiri ditengah rel dan melambaikan tangannya. Teknisi menyambar rem dan menghentikan kereta api itu dengan mendadak.

Ia dan rekan-rekannya turun dari kereta untuk melihat apa yang telah menghentikan mereka. Namun, mereka tidak dapat menemukan jejak sosok asing tadi. Mengikuti perasaannya, teknisi itu lalu berjalan beberapa meter meyusuri rel. Tiba-tiba ia berhenti dan menatap kabut dengan ngeri. Sebuah jembatan tersapu ditengah-tengah dan dihadapan mereka jembatan itu tercebur kedalam sungai yang deras. Seandainya teknisi tadi tidak memperhatikan sosok seperti hantu itu, kereta apinya akan tercebur kedalam sungai.

Setelah jembatan dan rel itu diperbaiki, para pekerja melakukan pencarian lebih seksama terhadap orang asing pengibar bendera tersebut. Akan tetapi, setelah sampai di london barulah mereka memecahkan misteri tersebut.

Di dasar lampu besar kereta, teknisi menemukan seekor ngengat besar yang sudah mati. Ia memeriksanya sejenak, kemudian mengikuti dorongan hatinya. Ia membasahi sayapnya dan menempelkannya di kaca lampu.

Ia naik kembali kereta, menyalakan lampu dan melihat si "Pengibar bendera" di tengah cahayanya, seperti yang dilihatnya beberapa detik sebelum kereta sampai di jembatan yang hanyut. Dalam kabut ia tampak seperti sosok hantu yang melambai-lambaikan lengannya.

Ketika Ratu Victoria diberi tahu tentang kejadian aneh tersebut, ia mengatakan, "Saya yakin itu bukan suatu kebetulan. Itu adalah cara Tuhan melindungi kita."

Tidak, sosok yang dilihat oleh teknisi di cahaya lampu itu bukanlah sosok malaikat... namun demikian, Allah sangat mungkin melalui pelayanan malaikat-malaikatNya yang tidak nampak, telah meletakkan ngengat itu di kaca lampu tepat disaat dan di tempat ia perlukan. Sungguh "malaikat-malaikatNya akan diperintahkanNya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu" Maz 91:11

Tuhan memberkati....

Thursday, August 30, 2012

Tersenyum selalu

 
Twitter : @BundaPenolong


Ini adalah cerita seorang ibu yg akan menyelesaikan skripsinya.
Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya diberi nama "Tersenyum". Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan tersenyum kepada tiga orang dan mendokumentasikan reaksi mereka. Saya adalah seorang yang mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang dan mengatakan "hello", jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.

Segera setelah kami menerima tugas tsb, suami saya, anak bungsu saya, dan saya pergi ke restoran pada suatu pagi di bulan Maret yang sangat dingin dan kering. Ini adalah salah satu cara kami dalam antrian, menunggu untuk dilayani, ketika mendadak setiap orang di sekitar kami mulai menyingkir, dan bahkan kemudian suami saya ikut menyingkir. Saya tidak bergerak sama sekali... suatu perasaan panik menguasai diri saya ketika saya berbalik untuk melihat mengapa mereka semua menyingkir.

Ketika berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang sangat menyengat, dan berdiri di belakang saya dua orang lelaki tunawisma. Ketika saya menunduk melihat laki-laki yang lebih pendek, yang dekat dengan saya, ia sedang "tersenyum".

Matanya yang biru langit indah penuh dengan cahaya Tuhan ketika ia minta untuk dapat diterima. Ia berkata "Good day" sambil menghitung beberapa koin yang telah ia kumpulkan. Lelaki yang kedua memainkan tangannya dengan gerakan aneh sambil berdiri di belakang temannya.

Saya menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental dan lelaki dengan mata biru itu adalah penolongnya. Saya menahan haru ketika berdiri di sana bersama mereka.

Wanita muda di counter menanyai lelaki itu apa yang mereka inginkan. Ia berkata, "Kopi saja, Nona" karena hanya itulah yang mampu mereka beli. (Jika mereka ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh mereka, mereka harus membeli sesuatu. Ia hanya ingin menghangatkan badan). Kemudian saya benar-benar merasakannya - desakan itu sedemikian kuat sehingga saya hampir saja merengkuh dan memeluk lelaki kecil bermata biru itu. Hal itu terjadi bersamaan dengan ketika saya menyadari bahwa semua mata di restoran menatap saya, menilai semua tindakan saya.

Saya tersenyum dan berkata pada wanita di belakang counter untuk memberikan saya dua paket makan pagi lagi dalam nampan terpisah. Kemudian saya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu sebagai tempat istirahatnya. Saya meletakkan nampan itu ke atas meja dan meletakkan tangan saya di atas tangan dingin lelaki bemata biru itu.

Ia melihat ke arah saya, dengan air mata berlinang, dan berkata "Terima kasih." Saya meluruskan badan dan mulai menepuk tangannya dan berkata, "Saya tidak melakukannya untukmu. Tuhan berada di sini bekerja melalui diriku untuk memberimu harapan."

Saya mulai menangis ketika saya berjalan meninggalkannya dan bergabung dengan suami dan anak saya. Ketika saya duduk suami saya tersenyum kepada saya dan berkata, "Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan kamu kepadaku, Sayang. Untuk memberiku harapan." Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan pada saat itu kami tahu bahwa hanya karena Kasih Tuhan kami diberikan apa yang dapat kami berikan untuk orang lain.

Hari itu menunjukkan kepadaku cahaya kasih Tuhan yang murni dan indah. Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah, dengan cerita ini ditangan saya. Saya menyerahkan "proyek" saya dan dosen saya membacanya. Kemudian ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkan saya membagikan ceritamu kepada yang lain?" Saya mengangguk pelahan dan ia kemudian meminta perhatian dari kelas. Ia mulai membaca dan saat itu saya tahu bahwa kami, sebagai manusia dan bagian dari Tuhan, membagikan pengalaman ini untuk menyembuhkan dan untuk disembuhkan..

Dengan caraNya sendiri, Tuhan memakai saya untuk menyentuh orang-orang yg ada restoran tersebut, suamiku, anakku, guruku, dan setiap jiwa yang menghadiri ruang kelas di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang pernah saya pelajari: PENERIMAAN YANG TAK BERSYARAT.

Banyak cinta dan kasih sayang yang dikirimkan kepada setiap orang yang mungkin membaca cerita ini dan mempelajari bagaimana untuk MENCINTAI SESAMA DAN MEMANFAATKAN BENDA-BENDA BUKANNYA MENCINTAI BENDA DAN MEMANFAATKAN SESAMA.

Tuhan memberkati......

Tuesday, August 28, 2012

HINENI


Twitter :@BundaPenolong

Amerika 1807...
Seorg pria kulit putih ke pasar budak.
Dia melihat seorang wanita kulit hitam diikat & dilelang di pasar budak itu.
 Wanita itu begitu galak & buas, ia mengumpat semua orang yang ada si sekitarnya.
 Berusaha mnendang & mencakar orang yang hendak membelinya.
Pria tadi datang ke penjualnya & berkata:
 "Aku hendak membeli dia".
 Terjadi tawar menawar harga & kesepakatan terjadi..
Wanita itu terjual.
 Pria itu mengambil tali pengikat wanita tsb & membawanya pulang.
 Walaupun wanita itu meronta & terus mengumpat..
 Sampai di rumah, sang pria menulis sesuatu di kertas & kemudian melepaskan tali pengikat wanita hitam itu.
 Ketika tali itu terlepas, sang wanita bertambah buas & berusaha menyerang.
Tapi pria itu berkata:
 "Tenang.. Kamu tidak usah marah, ini aku sudah buatkan surat bebas. Kamu sekarang bukan budakku, maupun budak orang lain.
 Kamu adalah orang bebas.
 Silahkan kamu pergi sesuka hatimu."
 Lalu pria itu meninggalkan dia.
 Wanita hitam itu diam memandang surat bebasnya, tiba2 ia menangis & mengejar pria kulit putih itu.
Ia tersungkur di kakinya & berkata:
"Tuan, aku mau ikut engkau..
Aku mau mengabdi padamu, kusobek surat bebasku..
 Jadikan aku budakmu, bila aku berkeliaran, pasti ada orang jahat yang akan menangkap aku & nasibku akan sama terulang lagi di pasar budak itu..
Dan mungkin aku tidak akan bertemu Tuan lagi.. ".
Bukankah YESUS juga sudah menebus kita?
 Setelah kita percaya & dibaptis kita masih punya freewill ?
 Kita masih bebas berbuat dosa.
TUHAN tidak pernah memaksa kita harus menjadi hamba-NYA.
 Kita bebas memilih siapa Tuan kita...
Tapi ketika kita berkata "HINENI" aku budak-MU.
 Aku menyerah penuh pada-MU ya TUHAN....
itulah yang TUHAN inginkan. TUHAN mau kita datang pada-NYA bukan karena paksaan..
 Tapi karena KETULUSAN HATI.. !
Sepenuhnya untuk TUHAN...
 Itulah HINENI..

Tuhan memberkati

Sahabat Sejati


Twitter :@BundaPenolong

Ada sebuah pohon yang sedang berbuah lebat, buahnya terlihat kuning keemasan sangat menggiurkan.
...
Seekor burung jalak terbang ke pohon tersebut, dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut.
"Pohon yang subur, engkau terlihat indah dengan buah-buah pohon ini."
Pohon setelah mendengar pujian tersebut berkata kepada burung jalak, "Teman, tinggallah ditempat saya!."

Kemudian, seekor burung kenari terbang ke pohon ini, menghadap pohon ini sambil bernyanyi, "Pohon ini sangat hijau, buahnya sangat wangi, sangat bagus"
Pohon berkata kepada burung kenari ini, "Jika engkau ingin memakan buah, silahkan ambil saja!"

Seekor burung pelatuk terbang ke pohon ini, dia mematuk-matuk disana sini di badan pohon buah, membuat pohon buah sangat kesakitan, sambil menjerit kesakitan berteriak kepada burung pelatuk, burung pelatuk berkata, "Saya melihat di dalam tubuh anda ada seekor ulat, saya ingin mematuknya keluar, jika tidak, maka anda akan sakit dimakan ulat..."

Si pohon dengan marah berkata, "Omong kosong, engkau mematuk saya, sengaja ingin membunuh saya, cepat pergi dari sini!", burung pelatuk akhirnya terbang pergi.

Tidak berapa lama kemudian, pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning kemudian gugur.

Akhirnya dahannya juga layu, tidak bisa berbuah lagi.

Burung jalak terbang meninggalkannya.., burung kenari juga tidak datang bernyanyi lagi..

Pada saat ini burung pelatuk datang lagi, walau bagaimanapun pohon menjerit kesakitan dia tidak peduli, mematuk terus sampai seluruh ulat ditubuh pohon terpatuk habis.

Beberapa waktu kemudian, pohon ini tumbuh kembali, daun-daun hijau mulai terlihat, kemudian berbuah lagi.

Pada saat ini, pohon dengan perasaan terharu berkata, "Yang bernyanyi dan memuji anda belum tentu adalah seorang teman, tetapi yang bersedia menunjukkan kekurangan Anda, juga bisa membantu Anda, inilah sahabat sejati.

Tuhan memberkati....

Monday, August 27, 2012

TITIK BALIK


Twitter : @BundaPenolong

Julio Iglesias adalah seorang pemain sepakbola profesional di Madrid, ketika tabrakan mobil mengakhiri kariernya dan menyebabkan dia lumpuh selama satu setengah tahun.
Seorang perawat yang simpatik memberinya sebuah gitar untuk membantunya melewati waktu di rumah sakit. Walaupun sebelumnya dia tidak punya aspirasi musik, Iglesias kemudian mendapat sukses besar di bidang musik pop. Kecelakaan Iglesias menandai titik yang menentukan dalam hidupnya, sebuah titik balik yang mengubah segala-galanya.
Dalam hidup kita seringkali kita menghadapi hal-hal yang buruk dan tidak terduga. Dan ketika hal-hal buruk menimpa kita, seringkali yang kita lakukan adalah bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan. Yusuf pun pernah mengalami hal yang serupa dimana seharusnya dia tidak ada masa depan, ketika Yusuf akan dibunuh dan akhirnya dijual oleh saudara- saudaranya kepada orang Midian sebagai budak.
Secara lahiriah Yusuf tak punya harapan yang besar akan hidupnya. Tetapi dari peristiwa itulah Yusuf diangkat oleh Tuhan, dan masalah demi masalah dia lalui. Namun hal itulah
yang justru menjadi titik balik dimana Tuhan memakai Yusuf dan menyertainya hingga dia menjadi Raja.
Mungkin saat ini kita menghadapi hal yang demikian, dimana kita merasa terjepit, sekitar kita membenci kita, melakukan sesuatu sering gagal, sudah tidak ada harapan, masa depan suram, ingatlah akan peristiwa yang dialami Iglesias dan Yusuf. Mungkin ini menjadi titik balikmu untuk meraih kesuksesan itu. Yang terpenting adalah andalkan Tuhan, jangan menyalahkan Tuhan, dan selalu setia kerjakan firmanNya. Maka ada sesuatu yang besar akan terjadi dalam hidup kita.
Pandanglah peristiwa yang menyakitkan menjadi titik balik untuk menuju sesuatu yang besar.
Tuhan memberkati....

Sunday, August 26, 2012

Perkataan Yang Tepat Waktu


Twitter : @BundaPenolong

Seorang peneliti suatu hari melakukan survei terhadap sejumlah orang yang sedang mengikuti sebuah camp. Ia menawarkan buah apricot kepada peserta camp dengan tiga cara. Dan ternyata hasilnya pun berbeda². Maklumlah, buah apricot bukanlah buah yang disukai oleh kebanyakan orang. Tidak seperti apel, jeruk ataupun anggur. Mungkin karena rasanya yang kurang menggoda lidah.
Hari pertama si peneliti mulai mendekati para peserta satu demi satu sambil menawarkan buah apricotnya. Ia berkata, "You don't want apricot, don't you?" (Kamu pasti ngga mau buah apricot kan?) Hasilnya: 10% orang mengambil buah tersebut dan sisanya menolak.

Hari kedua, si peneliti kembali menawarkan buah apricot, namun dengan kalimat yang berbeda. Katanya, "You do want apricot, don't you?" (Kamu mau apricot kan?) Hasilnya: 50% peserta camp mengambil buah tersebut.

Hari ketiga, si peneliti mengajak para peserta camp mengobrol. "Hai, apa kabar? Bagaimana keadaan keluargamu? Oo..syukurlah kalau mereka baik² saja." Lalu setelah mengobrol santai, ia pun berkata, "You want 1 or 2 apricot?" Dan hasilnya : 50% mengambil 2 buah apricot dan 40% mengambil 1. Total 90% peserta mengambil buah apricot yang kurang diminati tersebut.

Apa yang kita bisa pelajari hari ini? Seni berkomunikasi itu penting. Ketika kita tepat dalam memilih kata² saat berkomunikasi, maka hal² yang baik pasti akan kita terima. Bahkan, hal yang tidak baik bisa berubah menjadi baik saat kita pandai memilih kata yang tepat. Seperti kisah di atas. Ketertarikan orang terhadap buah apricot berubah karena ada orang yang bisa menawarkannya dengan cara berkomunikasi yang baik.
Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak
(Amsal 25:11)

Tuhan memberkati....

Friday, August 24, 2012

Kalung Mutiara



Twitter : @BundaPenolong

Ini cerita tentang Anisa, gadis kecil ceria berusia lima tahun .

Suatu sore, Anisa menemani ibunya berbelanja di sebuah supermarket. Ketika menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berkilauan, tergantung dalam kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Anisa sangat ingin memilikinya. Tapi, dia tahu,ibunya pasti akan keberatan.

Seperti biasa, sebelum berangkat ke supermarket Anisa sudah berjanji tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui ibunya untuk dibeli. Tadi ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki berenda yang cantik.

Namun karena kalung itu sangat indah, Anisa memberanikan diri bertanya, "Ibu, bolehkah Anisa memiliki kalung ini? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi..."

Sang Bunda dengan segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa. Dibaliknya tertera harga Rp. 15.000. Dilihatnya mata Anisa yang memandang dengan penuh harap dan cemas. Sebenarnya Ibu bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun dia tak mau bersikap tidak konsisten.

"Oke...Anisa, kamu boleh memiliki kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan, Setuju"

Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya. "Terima kasih .., Ibu" Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya.

Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya. Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur. Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab, kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau.

Setiap malam sebelum tidur, Ayah Anisa akan membacakan cerita pengantar tidur. Pada suata malam, ketika selesai membacakan sebuat cerita, Ayah bertanya:

"Anisa..,Anisa sayang nggak sama Ayah?"

"Tentu dong..Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang ayah!"

"Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu..."

"Yah.., jangan dong ayah!Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek!
itu juga kesayanganku juga"

"Ya sudahlah sayang.. nggak apa-apa!" Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.

Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, ayah
bertanya lagi:

"Anisa...,Anisa sayang nggak sih, sama ayah?"

"Ayah, ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada ayah?"

"kalau begitu, berikan pada ayah kalung mutiaramu."

"jangan ayah... Tapi kalau ayah mau, ayah boleh ambil boneka barbie ini."
Kata Anisa seraya menyerahkan boneka barbie yang selalu menenaminya bermain.

Beberapa malam kemudian, ketika ayah masuk ke kamarnya, Anisa sedang duduk diatas tempat tidurnya. Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam. Kedua tangannya tergenggam diatas pangkuan. Dari matanya, mengalir bulir-bulir air mata membasahi pipinya....

"Ada apa Anisa, kenapa Anisa?"

Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya.

Didalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya.

"Kalau ayah mau... ambilah kalung Anisa."

Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa. Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih.. sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa.

"Anisa.. ini untuk Anisa. Sama bukan ?
Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi
hijau"

Ya.. ternyata ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung
mutiara imitasi.

Moral cerita :
Sahabat, demikian pula halnya dengan Tuhan.
Terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik.

Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa: Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga, dan oleh karenanya
tidak ikhlas bila harus kehilangan.

Tuhan memberkati.....

Thursday, August 23, 2012

Anda Berharga Di Mata TUHAN

 

Twitter : @BundaPenolong

Ada seorang laki-laki, dimana setiap orang yang melihat fisiknya pasti setuju bahwa ia bukan laki-laki yang menarik. Badannya gemuk dan tingginya di bawah rata-rata, wajahnya tidak tampan. Ia bukan orang yang kaya raya juga bukan orang yang punya kepandaian khusus. Jalannya agak pincang, dan suaranya pun sumbang untuk menyanyi. Sebut saja ia bernama Milo.

Sehari-hari ia bekerja sebagai pegawai sebuah toko buku dengan gaji yang tidak seberapa. Milo sudah hampir berumur 40 tahun, ia kadang merasa fustasi karena ia belum punya pacar hingga saat ini, Ia kadang merasa Tuhan tidak adil baginya dirinya seperti itu, tidak ada wanita-wanita yang mengelilinginya karena mengaguminya, tidak ada kelimpahan harta padanya, atau orang-orang yang memujinya karena kehebatannya.

Suatu ketika, pulang dari tempat bekerja melewati lorong yang gelap, seorang pria tinggi besar menghadangnya. Wajahnya tidak nampak jelas karena gelapnya malam. Pria itu menodongkan sebuah pisau pada dadanya "Serahkan uangmu kalau mau selamat" ujarnya dengan nada suara berat. "Anda menginginkan uang saya? ambillah semuanya" katanya dengan tenang.Pria itu membiarkan Milo mengambil uangnya, diserahkan semua uangnya ke tangannya. Sikap Milo nampak tenang sekali.

"Anda tidak takut kalau aku membunuhmu disini?" tanya pria itu. Oh, tentu tidak. Tidak ada yang berharga pada diriku, sekalipun aku harus memberikan nyawaku aku tidak takut" ujarnya dengan tenang. Menghadapi sikapnya yang tenang, pria itu makin penasaran dan pelan-pelan menurunkan pisaunya. "Anda tidak takut mati? " tanya pria itu lagi. "Saya tidak takut mati, saya tidak memiliki apapun di dunia ini. Saya milik Tuhan, jika anda membunuh saya maka anda mengembalikan saya kepada Tuhan.

"Anda orang Kristen?" tanya pria itu. Tepat, bagaimana anda bisa tahu?" tanya Milo.

Pria itu akhirnya memperkenalkan diri. Milo lalu mengajaknya duduk di sebuah anak tangga dari toko yang telah tutup. "Aku seorang preman, aku pernah membunuh belasan nyawa. Dulu aku orang Kristen, Ayahku dulu sering sekali memukul ibuku dan juga anak-anaknya hingga kami hidup dalam kekerasan. Ia sering mabuk dan aku pernah hampir dibunuhnya, selain ia tidak punya pekerjaan tekanan hidup menjadikan aku seperti ini." Kemudian lanjutnya lagi " Baru kali ini aku menemui orang yang tidak takut padaku" ujarnya. TIba-tiba air mata meleleh dari kedua pipinya , "Seumur hidupku baru pertama kali aku menangis. Aku tidak tahu kenapa, aku seperti orang bodoh menangis di hadapanmu." Kasih Tuhan terus menyinari malam hari itu.

"Kamu pasti lapar, aku punya makanan untukmu" ujar Milo sambil mengeluarkan roti dari tasnya dan memberikan padanya. "Aku melihat ada suatu kekuatan yang begitu kuat keluar dari dirimu, menarik aku kembali pada suatu tempat dimana aku dulu pernah berada" Pria itu adalah orang yang paling ditakuti di tempat tersebut, reputasinya sebagai sebagai pembunuh belum ada tandingannya. Bagaimana mungkin orang seperti Milo bisa membuat hatinya luluh? Malam itu ia bertobat dan apa yang terjadi? Banyak dari anak buahnya yang akhirnya bertobat dan kembali pada jalan kebenaran.

Pernahkan anda merasa tidak berharga? Tidak punya kelebihan apa-apa. Anda merasa fisik anda tidak menarik, anda juga merasa tidak punya harta apa-apa yang bisa diberikan. Tuhan tidak pernah menciptakan kita tanpa maksud. Anda mungkin berkata "Tuhan. Apa saya seperti ini bisa dapat jodoh? apa saya layak melayaniMu? Apa saya bisa berhasil? " Semua adalah mungkin bagi Tuhan. Pernahkah anda membanding-bandingkan diri anda dengan kelebihan orang lain, lalu anda merasa minder?

Saudara terkasih, apapun keadaan anda Tuhan begitu mempedulikan anda. Sekalipun pelayanan anda mungkin hanya seorang penyapu halaman gereja, Anda tetap seorang yang hebat di mata Tuhan. Jangan pernah bersedih hati, kalau mungkin anda mempunyai cacat fisik. Jangan putus asa kalau orang tidak mengganggap keberadaan anda. Anda sama berharganya dengan ciptaanNya yang lain. Ketahuilah, Anda begitu berharga dimataNya, sehingga Ia begitu tidak ingin kehilangan anda.

Tuhan memberkati....

Wednesday, August 22, 2012

Belajar Bersabar



Twitter : @BundaPenolong

Henry dan Marta sdh menikah lebih 40 thn
Sejak hidup berumah tangga, keduanya tidak pernah ada rahasia

Kecuali satu kotak sepatu yang disimpan Marta dilemari pakaiannya
Marta berpesan kepada suaminya agar jengan pernah membukanya

Satu ketika Marta sakit keras berbagai upaya dilakukan untuk menyembuhkan Marta

Tapi tak satu pun berhasil. Saat berbaring ditempat tidur, marta berkata
Lirih pada suaminya agar mengambil kotak sepatu yang selama ini disimpannya

Rupanya Marta sadar inilah saat yg tepat untuk membuka rahasia kotak itu
Perlahan lahan Henry membuka tutup kotak itu
Henry mendapati ada dua boneka rajut dan uang 10 juta rupiah
Henry yang bingung pun bertanya apa maksud dari semua barang itu

Maka, Marta bercerita bahwa neneknya berpesan agar jangan sekali kali membentak atau berteriak jika sedang marah dengan suami

Nenek bilang jika suatu saat ia marah pada suaminya, ia harus tetap diam dan merajut sebuah boneka, Henry hanya bisa terdiam dan menangis, ia sering kali membuat Marta Marah

Tapi ia lalu bertanya uang 10 juta itu
Marta menjawab "suamiku uang itu adalah uang hasil penjualan boneka-boneka rajutanku

Wow..bisa dibayangkan berapa kali Henry menyakiti hati Marta
Meski dmikian dari sini kita belajar bahwa kemarahan pun bisa menjadi energi positif

Banyak hal mgkin membuat kita marah
Tapi ingat bahwa orngg yang sudah hidup dalam tuntunan Roh Kudus tidak akan cepat melampiaskan amarahnya

Orang yang lekas naik darah adalah bodoh
Dan tidak ada orang yang suka dengan pemarah

Tapi kesabaran artinya kita tidak membiarkan diri kita hanyut didalam amarah yg cepat tersulut

Percayalah ada lebih banyak manfaat positif yg bisa kita peroleh saat kita mau SABAR, dari pada Marah.

Selamat belajar bersabar......

TUHAN MEMBERKATI

Suara Malaikat


Twitter : @BundaPenolong

Diantara marinir-marinir AS yang berperang melawan Jepang pada PD II, ada seorang pemuda berusia 21 tahun, Kopral William Devers, yang menyatakan dirinya atheis. Tak satupun argument, kutipan Alkit...
ab atau paksaan dari teman-teman marinirnya atau pendeta tentara yang dapat menggoyahkannya. Selama kompi Mayor Satu menghadapi Jepang, sejumlah unit terbunuh dan pendeta tentara terluka. Dalam kesakitan yang amat sangat,pendeta itu memanggil Devers, “ Di kantongku sebelah kiri…ambillah..kumohon… Semalam aku bermimpi. Dalam mimipi malaikat menampakkan diri dan mengatakan bahwa Aku harus membuatmu mengambil Alkitab ini. Ambillah nak, kumohon.” Devers memasukkan ALkitab itu ke dalam kantongnya untuk memuaskan orang yang terluka itu.

20 menit kemudian, pasukan Kopral Devers tertangkap oleh patroli Jepang, dan sebelumnya dia mengetahui apa yang telah terjai, dia tergeletak ditanah, pikirannya menghadapi kegelapan, pasti dia sedang sekarat. Ketika dia sadar, dia merasakan luka tembak di dadanya, tidak ada darah.

Peluru menembus ke dalam Alkitab yang dibawanya di dalam kantong, bersarang di kitab Mazmur, yang berbunyi demikian, :
“Walau seribu orang rebah disisimu, dan sepuluh ribu disebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.”

James Pruitt (Chicken Soup)

Tuesday, August 21, 2012

Tetaplah Berpikir Positif



Twitter : @BundaPenolong

Seorang pemuda kerja sebagai bell boy di sebuah hotel berbintang di Kowloon. Suatu saat seorang tamu hotel datang dengan mobil mewah Roll Royce. Pemilik mobil meminta pemuda ini mencuci mobil mewah ini. Sang pemuda tidak tahu bahwa mobil ini Roll Royce yg mahal itu, yang ia tahu mobil ini bagus sekali.
...

Iseng2 dia masuk ke mobil dan membayangkan ia setir mobil bagus ini. Sementara ia ada di dalam mobil sambil pegang setir, muncul pemilik hotel (atasan pemuda itu).
"Hai...!!!" kata bosnya.
"Jangan main2...Kamu tidak akan mampu beli mobil itu seumur hidupmu,Ngaca dong...Kamu tuh pegawai rendahan....Pergi sana Kerja lagi sana...!!!"

Betapa bos itu sangat merendahkan si pemuda. Tapi pemuda itu hanya senyum saja. Ia tak hiraukan makian bos. Malah makian bosnya membuat ia semangat kerja. Sampai suatu saat, ada casting film tahun 1980 dan pemuda ini berhasil lulus jadi pemeran utama.

Filmnya langsung meledak terkenal seluruh dunia...The Bund. Bukan itu saja, filmnya yg lain God of Gambler juga meledak. Sekarang ia bukan saja memiliki Roll Royce, bahkan koleksi puluhan mobil mewah dan rumah mewah. Bahkan ia adalah salah satu artis terkaya di hongkong...Dialah CHOW YUN FAT.

Anda tahu dia bukan?
Siapapun yang merendahkan anda saat íπí, jangan membuat anda runtuh. Bangkit dan tetap teguh bahwa TUHAN memiliki rencana indah buat anda. Tetaplah berpikir positif.

Tuhan memberkati....

Monday, August 20, 2012

TAS DARI TUHAN


Twiter : @BundaPenolong


Setelah istirahat semalam,
kini aku bangun dengan kekuatan baru.
...

Kembali ku gendong tas di pundakku, Tas ini selalu membebaniku, tas ini berisi:
-PEKERJAAN
-KELUARGA
-PELAYANAN

Memang tas ini setiap hari terasa berat bagiku & pagi ini saat ku berdoa sebelum memulai aktifitas Tuhan berkata dalam hatiku,
"Letakan dahulu tas-mu, anak-Ku".

"TUHAN mana bisa ku letakkan tas ku ini,
smua sudah kewajibanku menanggungnya" jawabku

"Memang semua isi tas itu adalah tugasmu,
namun percayalah pada-KU, letakan dahulu tas-mu" TUHAN meyakinkanku, lalu suara itu kembali berkata,

"Bahan tas yang engkau pakai sekarang adalah 'KETERPAKSAAN' sebagi rutinitas sehingga engkau merasa berat.
Serahkan pada-KU & AKU akan menganti tas-mu dengan bahan 'KASIH' sehingga bebanmu pun akan ringan"

Aku menerima tas baruku dari tanganNYA,
lalu memindahkan semua isi tas lamaku ke dalam tas yg berbahan KASIH itu.

Aku mencoba mengangkatnya,
Ternyata TUHANku benar.
Tas itu kini terasa ringan & sungguh nyaman di pundakku.

"Terima kasih TUHAN,
Aku sungguh mengasihiMU,
Terima kasih untuk pelajaranMU hari ini..."

Pagi ini aku mau memulai hari dengan senyuman,
Istirahatku sudah cukup,
& aku siap untuk menghadapi tantangan hari ini dengan penuh sukacita

Tuhan memberkati....

Tetaplah berlari! (a letter from God)


Twitter : @BundaPenolong

AnakKu yang terkasih, Aku hampir tidak percaya ketika membaca suratmu. Bukankah baru beberapa minggu yang lalu engkau berjanji tidak akan menyerah? Aku tahu, mungkin minggu-minggu ini terasa sangat sulit bagimu, tapi, anakKu, kuatkan hatimu. Tetaplah berlari dalam track yang sudah kusediakan karena Aku tahu yang terbaik bagimu. Bila kau merasa lelah, berhentilah sejenak, ambil roti dan air hidup yang PutraKu telah tawarkan dan makanlah. Aku yakin, setelah kau mendapatkan keduanya, kau akan merasa segar kembali. Setelah itu, tarik nafas dalam-dalam dan mulai langkahkan kakimu untuk bergerak maju. Fokuskan pandanganmu pada apa yang ada di depanmu, pada tujuan yang kau miliki, yaitu menyelesaikan perlombaan dan menjadi juara.

Buanglah kemarahan dan sakit hati yang menghantui pikiranmu. Amarah dan sakit hati itu tidak ada gunanya, hanya menguras tenaga dan menghambatmu mencapai tujuan. Terkadang Aku mengijinkan hal-hal yang buruk terjadi karena Aku ingin melatihmu. Aku ingin kaki-kakimu menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Dengan begitu engkau dapat berlari dengan lebih cepat. Berhentilah mengasihani dirimu sendiri, berdirilah tegap, dan punyailah mental seorang pemenang. Seorang pemenang, bukan dilihat dari berapa kali ia sukses meraih gelar juara. Di mataKu, seorang pemenang adalah seorang yang tidak pernah menyerah terhadap kegagalan, yang mau bangkit setiap kali ia jatuh. Karena itu, jangan pernah menyerah ketika kau jatuh tersandung kerikil-kerikil di sepanjang jalanmu. Jangan pula kau merasa malu terhadap dirimu sendiri. Angkat kepalamu dan teruskan perjalananmu mencapai finish.

Ketika pertandingan dimulai, Kuharap kau bisa mengacuhkan omongan orang-orang yang menonton di bangku stadion. Jangan merasa sombong karena pujian atau karena kau diunggulkan. Pujian dan pengagungan yang keluar dari mulut mereka terkadang hanya sekedar basa-basi di depan para juara. Tak jarang, kata-kata manis itu akan segera berubah menjadi kritikan pedas dan kecaman ketika para juara itu gagal. Karena itu, kau juga tidak perlu risau ketika mendengar pernyataan-pernyataan skeptis yang mengatakan engkau pasti kalah. Kau bukan bertanding atas kemauan mereka. Kau juga tidak hidup berdasarkan omongan mereka. Pelari yang berpengalaman tahu akan hal itu. Karena itu, tidak usah pusing dengan perkataan-perkataan mereka. Fokuskan pikiranmu pada tujuan yang semula, bukan untuk mendapatkan pujian atau penghargaan dari orang lain, tapi untuk menyelesaikan pertandingan. Aku, Pelatihmu, tidak pernah meragukan kemampuan yang kau miliki. Aku tahu seberapa besar potensi yang ada padamu dan Aku tahu kau pasti bisa mencapai garis finish dengan gemilang.
Selamat berjuang anakKu, Aku menunggumu di garis finish.




Yang mengasihimu,
Ayahmu, Pelatihmu, Sahabatmu, Penonton setiamu





Tuhan.

Saturday, August 18, 2012

FAMILY

STOP membandingkan


Twitter : @BundaPenolong

STOP membandingkan

Belum tentu orang lain lebih bahagia daripada kita.Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar & tidak tahu isi dalamnya.
...

Kita selalu tertipu oleh keindahan di luar & tidak tahu realita yang di dalam. Sesungguhnya semua keluarga punya masalah.Semua orang punya cerita suka dan duka.Begitulah hakekat hidup.

Untuk apa mengeluh karena masalah..Hayatilah makna di balik semua masalah maka semua akan membuat hidup menjadi bermakna.

Untuk apa bandingkan hidupmu dengan orang lain, karena orang lain belum tentu lebih bahagia dari kita....

RENCANA kita boleh INDAH, tapi rencana TUHAN yang TERINDAH....
HIDUP kita mungkin baik² saja, tapi hidup bersama TUHAN lebih SEMPURNA....
PEKERJAAN kita mungkin MENJANJIKAN, tapi BERKATNYA-lah yang menjadikan KAYA....
KEKUATAN tangan kita mungkin sanggup membawa kita menjadi orang HEBAT,
tapi hanya BERSAMA TUHAN, kita menjadi LUAR BIASA....
Sebab TUHAN bukan hanya MENCUKUPI apa yang kita perlukan,
tapi ia memberi dengan BERKELIMPAHAN....

Tuhan memberkati..

Kedamaian Yang Sejati


Twitter :@BundaPenolong

Kedamaian Yang Sejati

Ada seorang raja yang akan memberikan hadiah pada seniman yang dapat membuat suatu lukisan terbaik tentang kedamaian. Banyak seniman yang mencoba. Raja melihat semua lukisan itu. Tetapi hanya ada dua yang ia suka, dan ia harus memilih salah satu di antaranya.
...

Salah satu lukisan menggambarkan danau yang tenang. Danau itu bagaikan cermin yang sempurna bagi gunung-gunung yang menjulang tinggi di sekelilingnya. Di atasnya langit biru dengan awan di sana-sini. Semua orang yang melihatnya akan berpendapat itulah lukisan yang sempurna tentang kedamaian. Lukisan yang satu lagi menggambarkan gunung-gunung juga, tetapi tampak tegak, angkuh dan kasar. Langit hitam berawan gelap, ada halilintar di situ. Di bawah ada air terjun yang airnya bergejolak. Tampak tak ada kedamaian sama sekali.

Tetapi raja melihat di belakang air terjun ada sarang burung. Di antara riak gejolak air, duduk seekor induk burung yang sedang memberi makan pada anaknya dengan penuh kedamaian. Lukisan yang mana yang Anda kira akan menang? Raja memilih lukisan yang kedua.

Karena,kata raja, damai bukan berarti tempat yang tidak ada kegaduhan, permasalahan dan kerja keras. Kedamaian berarti bila di tengah-tengah semuanya itu tetap ada ketenangan di hati Anda. Itulah makna sejati kedamaian.

Tuhan memberkati....

Bidadari mu


Twitter : @BundaPenolong

Bidadari mu

Alkisah, bayi yang akan dilahirkan kemuka bumi berkata kepada Tuhan, Tuhan, sebentar lagi aku akan lahir kebumi, tetapi bagaimana aku bisa hidup disana sedangkan tubuhku ini begitu kecil dan rapuh?
...

Tuhan menjawab sambil tersenyum, Aku akan menugaskan salah seorang bidadari-Ku untuk menemani dan menjagamu disana.

Tetapi, sekarang ini aku hidup disurga. Tidak ada yang aku kerjakan selain bernyanyi dan bergembira. Aku hidup bahagia disini.

Janganlah sedih. Bidadarimu kelak akan bernyanyi dan bermain main bersamamu sepanjang hari, ia akan mencurahkan cintanya padamu dan membuatmu bahagia.

Tetapi, bagaimana aku bisa bercakap-cakap dengan orang lain disana bila aku tidak memahami bahasa mereka?

Oh, bidadarimu akan menceritakan cerita-cerita yang indah dan manis yang belum pernah kau dengar. Dengan penuh sabar dan kasih saying bidadarimu akan mengajar kau berkata-kata dan berbicara.

Lalu, apa yang harus aku lakukan bila aku rindu dan ingin berbicara dengan-Mu?

Bidadarimu akan mengajarkan bagaimana kau bisa berdoa kepada-Ku.

Oh Tuhan, aku dengar dibumi banyak orang jahat. Lalu siapakah yang akan melindungiku?

Bidadarimu akan membela dan melindungimu meskipun ia harus mengorbankan nyawanya sendiri.

Tetapi, aku sedih karena aku tidak bisa melihat-Mu lagi.

Bidadarimu akan selalu berbicara tentang aku dan mengajarkan bagaimana kau bisa beribadah kepada-Ku meskipun sesungguhnya ku selalu berada didekatmu. Jauh lebih dekat dari prasangkamu.

Waktu kelahiran semakin dekat. Ia harus segera meninggalkan surga dengan damai. Tergesa-gesa ia kembali bertanya, Tuhan, tidak lama lagi aku akan pergi. Aku mohon Kau berkenan memberitahuka kepadaku siapakah nama bidadariku itu?

Nama bidadarimu itu tidak penting. Kelak kau akan memanggilnya Ibu.
---------------------
Sudahkah Anda menjadi Bidadari buat anakmu ?

Tuhan memberkati....

RUANGAN

 
Twitter : @BundaPenolong

RUANGAN

Cerita di bawah ini tentang Brian Moore yang berusia 17 tahun, ditulis olehnya sebagai tugas sekolah. Pokok bahasannya tentang sorga itu seperti apa. "Aku membuat mereka terperangah," kata Brian kepada ayahnya, Bruce. "Cerita itu bikin heboh. Tulisan itu seperti sebuah bom saja. Itulah yang terbaik yang pernah aku tulis." Dan itu juga merupakan tulisannya yang te...
rakhir. Orangtua Brian telah melupakan esai yang ditulis Brian ini sampai seorang saudara sepupu menemukannya ketika ia membersihkan kotak loker milik remaja itu di SMA Teays Valley, Pickaway County, Ohio.

Brian baru saja meninggal beberapa jam yang lalu, namun orangtuanya mati-matian mencari setiap barang peninggalan Brian: surat-surat dari teman-teman sekolah dan gurunya,dan PR-nya.Hanya dua bulan sebelumnya, ia telah menulis sebuah esai tentang pertemuannya dengan Tuhan Yesus disuatu ruang arsip yang penuh kartu-kartu yang isinya memerinci setiap saat dalam kehidupan remaja itu. Tetapi baru setelah kematian Brian, Bruce dan Beth, mengetahui bahwa anaknya telah menerangkan pandangannya tentang sorga.

Tulisan itu menimbulkan suatu dampak besar sehingga orang-orang ingin membagikannya. "Anda merasa seperti ada di sana," kata pak Bruce Moore. Brian meninggal pada tanggal 27 Mei, 1997,satu hari setelah Hari Pahlawan Amerika Serikat. Ia sedang mengendarai mobilnya pulang ke rumah dari rumah seorang teman ketika mobil itu keluar jalur Jalan Bulen Pierce di Pickaway County dan menabrak suatu tiang. Ia keluar dari mobilnya yang ringsek tanpa cedera namun ia menginjak kabel listrik bawah tanah dan kesetrum.

Keluarga Moore membingkai satu salinan esai yang ditulis Brian dan menggantungkannya pada dinding di ruang keluarga mereka. "Aku pikir Tuhan telah memakai Brian untuk menjelaskan suatu hal. Aku kira kita harus menemukan makna dari tulisan itu dan memetik manfaat darinya," kata Nyonya Beth Moore tentang esai itu.

Nyonya Moore dan suaminya ingin membagikan penglihatan anak mereka tentang kehidupan setelah kematian. "Aku bahagia karena Brian. Aku tahu dia telah ada di sorga. Aku tahu aku akan bertemu lagi dengannya."

Inilah esai Brian yang berjudul "Ruangan".

Di antara sadar dan mimpi, aku menemukan diriku di sebuah ruangan. Tidak ada ciri yang mencolok di dalam ruangan ini kecuali dindingnya penuh dengan kartu-kartu arsip yang kecil. Kartu-kartu arsip itu seperti yang ada di perpustakaan yang isinya memuat judul buku menurut pengarangnya atau topik buku menurut abjad.

Tetapi arsip-arsip ini, yang membentang dari dasar lantai ke atas sampai ke langit-langit dan nampaknya tidak ada habis-habisnya di sekeliling dinding itu, memiliki judul yang berbeda-beda.

Pada saat aku mendekati dinding arsip ini, arsip yang pertama kali menarik perhatianku berjudul "Cewek-cewek yang Aku Suka". Aku mulai membuka arsip itu dan membuka kartu-kartu itu. Aku cepat-cepat menutupnya, karena terkejut melihat semua nama-nama yang tertulis di dalam arsip itu. Dan tanpa diberitahu siapapun, aku segera menyadari dengan pasti aku ada dimana.

Ruangan tanpa kehidupan ini dengan kartu-kartu arsip yang kecil-kecil merupakan sistem katalog bagi garis besar kehidupanku. Di sini tertulis tindakan-tindakan setiap saat dalam kehidupanku, besar atau kecil, dengan rincian yang tidak dapat dibandingkan dengan daya ingatku. Dengan perasaan kagum dan ingin tahu, digabungkan dengan rasa ngeri, berkecamuk di dalam diriku ketika aku mulai membuka kartu-kartu arsip itu secara acak, menyelidiki isi arsip ini. Beberapa arsip membawa sukacita dan kenangan yang manis; yang lainnya membuat aku malu dan menyesal sedemikian hebat sehingga aku melirik lewat bahu aku apakah ada orang lain yang melihat arsip ini.

Arsip berjudul "Teman-Teman" ada di sebelah arsip yang bertanda "Teman-teman yang Aku Khianati". Judul arsip-arsip itu berkisar dari hal-hal biasa yang membosankan sampai hal-hal yang aneh. "Buku-buku Yang Aku Telah Baca". "Dusta-dusta yang Aku Katakan". "Penghiburan yang Aku Berikan"."Lelucon yang Aku Tertawakan". Beberapa judul ada yang sangat tepat menjelaskan kekonyolannya: "Makian Buat Saudara-saudaraku".

Arsip lain memuat judul yang sama sekali tak membuat aku tertawa: "Hal-hal yang Aku Perbuat dalam Kemarahanku.", "Gerutuanku terhadap Orangtuaku". Aku tak pernah berhenti dikejutkan oleh isi arsip-arsip ini. Seringkali di sana ada lebih banyak lagi kartu arsip tentang suatu hal daripada yang aku bayangkan. Kadang-kadang ada yang lebih sedikit dari yang aku harapkan. Aku terpana melihat seluruh isi kehidupanku yang telah aku jalani seperti yang direkam di dalam arsip ini.

Mungkinkah aku memiliki waktu untuk mengisi masing-masing arsip ini yang berjumlah ribuan bahkan jutaan kartu? Namun setiap kartu arsip itu menegaskan kenyataan itu. Setiap kartu itu tertulis dengan tulisan tanganku sendiri. Setiap kartu itu ditanda-tangani dengan tanda tanganku sendiri.

Ketika aku menarik kartu arsip bertanda "Pertunjukan-pertunjukan TV yang Aku Tonton", aku menyadari bahwa arsip ini semakin bertambah memuat isinya. Kartu-kartu arsip tentang acara TV yang kutonton itu disusun dengan padat, dan setelah dua atau tiga yard, aku tak dapat menemukan ujung arsip itu.Aku menutupnya, merasa malu, bukan karena kualitas tontonan TV itu, tetapi karena betapa banyaknya waktu yang telah aku habiskan di depan TV seperti yang ditunjukkan di dalam arsip ini.

Ketika aku sampai pada arsip yang bertanda "Pikiran-Pikiran yang Ngeres", aku merasa merinding di sekujur tubuhku. Aku menarik arsip ini hanya satu inci, tak mau melihat seberapa banyak isinya, dan
menarik sebuah kartu arsip. Aku terperangah melihat isinya yang lengkap dan persis. Aku merasa mual mengetahui bahwa ada saat di hidupku yang pernah memikirkan hal-hal kotor seperti yang dicatat di kartu itu. Aku merasa marah.

Satu pikiran menguasai otakku: Tak ada seorangpun yang boleh melihat isi kartu-kartu arsip ini! Tak ada seorangpun yang boleh memasuki ruangan ini! Aku harus menghancurkan arsip-arsip ini! Dengan mengamuk bagai orang gila aku mengacak-acak dan melemparkan kartu-kartu arsip ini. Tak peduli berapa banyaknya kartu arsip ini, aku harus mengosongkannya dan membakarnya. Namun pada saat aku mengambil dan menaruhnya di suatu sisi dan menumpuknya di lantai, aku tak dapat menghancurkan satu kartupun. Aku mulai menjadi putus asa dan menarik sebuah kartu arsip, hanya mendapati bahwa kartu itu sekuat baja ketika aku mencoba merobeknya. Merasa kalah dan tak berdaya, aku mengembalikan kartu arsip itu ke tempatnya. Sambil menyandarkan kepalaku di dinding, aku mengeluarkan keluhan panjang yang mengasihani diri sendiri.

Dan kemudian aku melihatnya. Kartu itu berjudul"Orang-orang yang Pernah Aku Bagikan Injil". Kotak arsip ini lebih bercahaya dibandingkan kotak arsip di sekitarnya, lebih baru, dan hampir kosong isinya. Aku tarik kotak arsip ini dan sangat pendek, tidak lebih dari tiga inci panjangnya.Aku dapatmenghitung jumlah kartu-kartu itu dengan jari di satu tangan. Dan kemudian mengalirlah air mataku. Aku mulai menangis. Sesenggukan begitu dalam sehingga sampai terasa sakit. Rasa sakit itu menjalar dari dalam perutku dan mengguncang seluruh tubuhku. Aku jatuh tersungkur, berlutut, dan menangis. Aku menangis karena malu, dikuasai perasaanyang memalukan karena perbuatanku. Jajaran kotak arsip ini membayang di antara air mataku. Tak ada seorangpun yang boleh melihat ruangan ini, tak seorangpun boleh.

Aku harus mengunci ruangan ini dan menyembunyikan kuncinya. Namun ketika aku menghapus air mata ini, aku melihat Dia.

Oh, jangan! Jangan Dia! Jangan di sini. Oh, yang lain boleh asalkan jangan Yesus! Aku memandang tanpa daya ketika Ia mulai membuka arsip-arsip itu dan membaca kartu-kartunya.ku tak tahan melihat bagaimana reaksi-Nya. Dan pada saat aku memberanikan diri memandang wajah-Nya, aku melihat dukacita yang lebih dalam dari pada dukacitaku. Ia nampaknya dengan intuisi yang kuat mendapati kotak-kotak arsip yang paling buruk.

Mengapa Ia harus membaca setiap arsip ini? Akhirnya Ia berbalik dan memandangku dari seberang di ruangan itu. Ia memandangku dengan rasa iba di mata-Nya. Namun itu rasa iba, bukan rasa marah terhadapku. Aku menundukkan kepalaku, menutupi wajahku dengan tanganku, dan mulai menangis lagi. Ia berjalan mendekat dan merangkulku. Ia seharusnya dapat mengatakan banyak hal. Namun Ia tidak berkata sepatah katapun. Ia hanya menangis bersamaku.

Kemudian Ia berdiri dan berjalan kembali ke arah dinding arsip-arsip. Mulai dari ujung yang satu di ruangan itu, Ia mengambil satu arsip dan, satu demi satu, mulai menandatangani nama-Nya di atas tanda tanganku pada masing-masing kartu arsip. "Jangan!" seruku bergegas kearah-Nya. Apa yang dapat aku katakan hanyalah "Jangan, jangan!" ketika aku merebut kartu itu dari tangan-Nya. Nama-Nya jangan sampai ada dikartu-kartu arsip itu. Namun demikian tanpa dapat kucegah, tertulis di semua kartu itu nama-Nya dengan tinta merah,begitu jelas, dan begitu hidup. Nama Yesus menutupi namaku. Kartu itu ditulisi dengan darah Yesus! Ia dengan lembut mengambil kembali kartu-kartu arsip yang aku rebut tadi. Ia tersenyum dengan sedih dan mulai menandatangani kartu-kartu itu. Aku kira aku tidak akan pernah mengerti bagaimana Ia melakukannya dengan demikian cepat, namun kemudian segera menyelesaikan kartu terakhir dan berjalan mendekatiku. Ia menaruh tangan-Nya di pundakku dan berkata, "Sudah selesai!"

Aku bangkit berdiri, dan Ia menuntunku ke luar ruangan itu. Tidak ada kunci di pintu ruangan itu. Masih ada kartu-kartu yang akan ditulis dalam sisa kehidupanku.

Makna Penderitaan


Twitter : @BundaPenolong

Makna Penderitaan

Di daerah perkebunan apel di negara bagian Maine, Amerika Serikat, saya mengunjungi sahabat saya, seorang petani apel. Saya melihat sebatang pohon apel yang begitu lebat buahnya, sehingga dahan-dahannya harus ditopang agar tidak patah.
...

Ketika saya mengungkapkan kekaguman atas lebatnya buah di pohon apel itu, sahabat saya berkata, "Telitilah dan periksalah baik-baik batang pohon apel itu." Saya lihat, batang pohon apel itu telah dibacok seluruh sisinya.

Sahabat saya menjelaskan, "Itulah yang kami pelajari tentang pohon apel. Bila pohon apel yang kami tanam cenderung tumbuh menjadi pohon kayu yang tinggi dan berdaun lebat tanpa berbuah, kami menghentikan pertumbuhannya dengan melukainya, yakni membacok-bacok batangnya. Kami tak tahu mengapa, tetapi hasilnya hampir selalu sama. Pohon itu lalu mengubah seluruh energinya dan menghasilkan buah berlimpah."

Dapatkah hal itu menjadi perumpamaan bagi kita sebagai pohon-pohon apel manusia dalam kebun buah-buahan kemanusiaan? (Harry Emerson Fosdick)

Kasih yang mengangumkan


Twitter : @BundaPenolong

Kasih yang mengangumkan

Saat sedang merenovasi sebuah rumah, seorang tukang mencoba merontokan tembok...
...

Rumah di Jepang biasanya punya ruang kosong diantara tembok yg terbuat dari kayu.Ketika tembok mulai rontok, si tukang menemukan seekor kadal terperangkap di antara ruang kosong itu dgn kakinya yg melekat pada sebuah paku..

Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tsb telah berada disitu slma 10 thn lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun..!

Apa yg terjadi? Bagaimana kadal itu bisa bertahan dgn kondisi terperangkap selama 10 thn ??

Dlm keadaan gelap selama 10 thn, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yg mustahil, dan tdk masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu bisa bertahan hidup selama 10 thn tanpa berpindah dr tempatnya sejak kakinya melekat pd paku itu?

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya & memperhatikan kadal itu, apa yg dilakukan, dan apa yg dimakannya hingga bisa bertahan? Kemudian, tdk tahu dari mana datangnya, seekor kadal lain muncul dg makanan dimulutnya. LUAR BIASA!
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yg slalu perhatikan kadal yg terperangkap itu selama 10 thn. Sungguh ini sebuah CINTA... CINTA yg indah. Cinta dpt terjadi bahkan pd hewan yg kecil spt dua ekor kadal itu. Apa yg dpt dilakukan oleh cinta..? tentu saja sebuah KEAJAIBAN.

Bayangkan, kadal itu tdk prnah menyerah, dan tdk prnah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 thn. Bayangkan bagaimana hewan yg kecil itu dpt memiliki karunia yg begitu mengagumkan...

Untuk yang berkelurga:
Τerima pasanganmu apa adanya dgn segala kekurangan & kelebihannya krn Anda bukan mencari org yg sempurna ttp bagaimana mencintai pasanganmu dgn cara yg sempurna dlm situasi & kondisi adapun... itulah "cinta yg sempurna "!

Tuhan memberkati......

The love of a father


Twitter : @BundaPenolong

The love of a father

Diambil dari sebuah kisah nyata di Amerika Serikat, dan sebuah kisah nyata dalam kehidupan kita.
...

Adalah seorang muda yang taat berdoa yang masih berpacaran dengan seorang gadis muda juga yang baik hati. Kedua orang ini adalah dua konglomerat kaya. Sebelumnya mereka pun selalu berdoa, 'Tuhan berikanlah aku pasangan yang menurut Engkau terbaik...' Setelah mereka menikah, keadaan berubah. Maksudnya, doanya berubah menjadi, 'Tuhan, berikanlah kami anak yang terbaik buat kami.' Tetapi setelah 7 tahun mereka menikah, mereka tidak mempunyai anak.

Setelah mereka berdoa dan berdoa, akhirnya mereka mempunyai anak. Dan keadaan, maksudnya doa mereka berubah lagi, 'Tuhan, biarlah anak ini menjadi anak yang terbaik bagi kami.' Dan benar, setelah 9 bulan istrinya mengandung,lalu lahirlah seorang anak bagi mereka. 'Anak laki-laki pak,' kata dokternya. Sang ayah langsung melonjak kegirangan.

Tetapi setelah 3 hari, sang dokter memanggil si ayah ke rumah sakit. Lalu si dokter berkata, 'Pak, dengan berat hati saya harus menyampaikan kabar buruk kepada anda.' Si ayah membalas, 'Kabar apapun, saya siap menerimanya,pak dokter. Saya siap menghadapi yang terburuk' 'Dan hal yang buruk itu adalah, bahwa putra anda tidak akan bertumbuh dengan normal seperti anak-anak yang lain,' jelas si dokter. 'Apa maksud bapak,' si ayah bertanya. Dokter melanjutkan, 'Putra anda menderita sesuatu kecacatan yang tidak dapat disembuhkan. Yaitu cacat mental yang serius.' Sang ayah lalu menitikan air mata dan berkata sambil berdoa, 'Tuhan, apapun yang Engkau berikan kepadaku, aku tahu semuanya baik dan Engkau tidak pernah mencelakakan anak-anakMu.'

But above all these things put on love, which is the bondof perfection. Colossians 3:14 (NKJV)

Sejak itu, kedua orang tua itu membeli ranjang bayi khusus anak mereka dan ditaruh di samping ranjang mereka berdua. Mereka selalu kesulitan untuk mengurus anak mereka tersebut,tetapi mereka menanggung semuanya itu. Beranjak keluar dari umur batita, mereka membuatkan kamar khusus untuk anak mereka tersebut. Anak itu menjadi anak yang sangat istimewa dan menjadi anak mereka satu-satunya. Mereka memberikannya segala yang dia mau dan dia perlukan. Mainan macam-macam, komputer, boneka, dan lain-lain. Dan jika si ayah selesai pulang kerja, ia selalu mengajak si anak bermain. Dengan mainan yang ada atau jika ayahnya membawa mainan yang baru untuk anaknya.

Setiap ayahnya pergi keluar misalkan untuk berpesta dengan rekan kerjanya atau teman-temannya yang sedang berbahagia, ia selalu membawa serta istri dan anaknya. Dan di depan rekan-rekan kerjanya atau teman-temannya, ia selalu membanggakan anaknya. 'Woi anak gw nih…ganteng kan ?' Selalu ia mengatakan demikian, karena ia tahu, anaknya ini adalah anugerah Allah yang terbesar dalam dirinya.. Dan ia sangat mengasihi anak ini, karena ini anaknya. Meskipun dia cacat.

Tetapi setelah anak itu bertumbuh makin dewasa, kecacatannya semakin kelihatan. Kemampuan komunikasinya kurang, jika terjemur matahari sebentar mulutnya akan keluar busa, dan jika sedang berbicara kadang air liurnya menetes. Tetapi meskipun begitu, kedua orang tua tetap sangat sangat menyayangi anak mereka yang cacat itu.

Suatu hari, pagi-pagi sekali anak cacat ini sudah bangun, sekitar pukul 4.30. Dalam pikirannya, 'Hari ini, aku pengen buat sarapan yang speeeeeesial buat papa.' Setelah doa pagi, ia pergi menuju dapur. Ia mengambil potong roti, lalu menaruhnya dalam oven, dan menyetel waktunya sampai 10 menit. Tentu saja hasilnya gosong. Setelah bunyi 'ting', maka anak cacat itu menaruhnya di atas sebuah piring. Lalu ia mengoleskan selai kacang keju yang (amat) sangat banyak, sambil berpikir, 'Harus kasih yang baaaaanyak buat papa, biar ueeeeenak rasanya'.

Setelah itu, ia berlari ke kulkas, lalu mengambil sebutir telur. Dan lalu memanaskan panci di atas kompor, lalu memecahkan telur tersebut dan menuangkan isinya ke dalam panci tersebut, dan langsung menaruhnya di atas piring yang lain, sambil berpikir, 'Kalo aku buatnya cepet, pasti papa seneng, karena gak perlu nunggu lama.' Dan lalu ia bergegas mengambil cangkir, dan mengambil toples kopi bubuk. Jika kita hanya membutuhkan 2 sendok teh, anak cacat ini memakai 5 sendok teh kopi bubuk, sambil berpikir, 'Kalau 2 sendok the saja sudah harum, apalagi 5, pasti papa suka.' Jadilah kopi yang terasa seperti kopi tua itu. Lalu si anak cacat ini mengambil nampan, lalu dengan hati-hati tanpa menimbulkan bunyi macam-macam, menaruh semua piring yang di atasnya ada roti gosong dan telur mentah dan cangkir kopi tua tersebut, dan menuju kamar ayahnya. Lalu ia membangunkan ayahnya, dan lalu berkata begini, 'Papa, bangun dong, aku udah buat sarapan yang spesiaaaaaaaal buat papa.' Lalu ayahnya bangun dan melihat dan menghirup aroma 'sedap' dari roti gosong, telur mentah dan kopi tua tersebut. 'Wah pasti enak nih.'

Sebelum si ayah melipat tangannya untuk berdoa, si anak berkata, 'Pa, kali ini aku doain makanan ini buat papa ya, ' kan biasanya papa yang doain. OK ya papa?' Sebelum ayahnya sempat mengangguk, si anak cacat ini sudah melanjutkan, 'Papa ikutin ya: Tuhan Yesus, terima kasih, atas makanan ini, yang telah Tuhan sediakan. Terima kasih Tuhan, amin.'

Lalu ayahnya mecoba roti gosong tersebut, dan setelah ayahnya mengunyah gigitan pertama, si anak cacat dengan polosnya bertanya, 'Enak kan pa?'

'Iya, enaaaak sekali,' lalu melanjutkan makan. Setelah roti tersebut habis, ia memakan telur mentah tersebut. Dan si anak bertanya, 'Telurnya enak kan pa? Aku yang masak semuanya loooo….' Si ayah berkata, 'Wah kamu yang masak? Enak sekali nak.' Lalu si ayah melanjutkan memakan telur mentah tersebut. Setelah semua makanan habis, ia mecoba kopi tua itu. Si anak bertanya lagi, 'Harum dan enak kan pa?' Si ayah tanpa expresi mual apapun, membalasnya, 'Pahit, tapi papa suka sekali.' Dan dengan lugunya si anak menjawab, 'Ya iya dong papa, kopi kan pahit…,' karena ia mengira ayahnya sedang bercanda.

Setelah semuanya habis, si ayah membelai kepala anaknya dan berkata 'Ray, kamu tau nggak…'

'Nggak paa,' potong si anak cacat tersebut. Lalu si ayah melanjutkan, 'Kalau semua masakan kamu, enaaaaak sekali.' Lalu si anak menjawab, 'Iya dong pa, kan aku yang masakin, spesiaaaaaal buat papa.' Lalu si ayah berkata lagi, 'Kamu tahu nggak kenapa papa senang hari ini?' Si anak sambil menggelengkan kepala, 'Nggak tau pa….' 'Karena hari ini kamu dah buat sarapan yang, spesiaaaaal buat papa.' Lalu si ayah melanjutkan, 'Ray, kamu tahu gak kenapa papa sayaaaaaaang sekali sama kamu?' Lalu dengan lugunya anak cacat ini menjawab, 'Nggak tahu pa…..' 'Karena kamu anak papa yang udah bikin papa, seneeeeeeeeeeeng banget.' 'Raymond juga, sayaaaaaaaaaang banget sama papa.' Lalu sambil menitikan air mata, ia memeluk anaknya yang cacat itu, dan berkata kepada anaknya, 'Terima kasih ya nak, karena telah memasakan sarapan roti, telur, dan kopi ini buat papa. Semuanya terasa, enaaaaak sekali.' Lalu si anak menjawab, 'Sama-sama papaah….' Dan si ayah lalu berdoa dalam hatinya, 'Tuhan terima kasih, karena Engkau sudah memberikan anak yang sangat sayang padaku…'

Anda tahu, siapakah anak cacat dan ayah tersebut?
Kamulah, yang sedang membaca adalah anak yang cacat tersebut.. Seperti anak cacat itu memberikan kepada ayahnya, roti gosong, telur mentah dan kopi tua, juga kita, memberikan apa yang tidak sempurna dari kita untuk Tuhan. Roti gosong, telur mentah dan kopi tua, yang merupakan apa
yang tidak sempurna dari kita misalnya, pujian, dan kehidupan kita, Tuhan terima semuanya dengan senang hati, karena Tuhan tahu, bahwa kita melakukannya dengan segenap hati kita yang tertuju pada Bapa di sorga, dan kita ingin melakukan yang terbaik untuk Bapa kita di sorga.

Ingat ini: Bapamu di sorga menyayangimu, apa adamu, apa yang ada padamu, apapun yang engkau berikan dengan segenap hatimu, merupakan sebuah persembahan yang harum. Karena Bapamu mengasihi kamu, sampai-sampai Ia sendiri mengirimkan Anak-Nya untuk turun ke dunia, untuk menebuskan dan mematahkan segala kutuk atas diri kita, dan untuk membayar lunas segala hutang dosa kita dan menebus dosa kita dari maut..

Tuhan memberkati...

KEINGINAN


TWITTER : @BUNDAPENOLONG

KEINGINAN

"APA yang menarik untuk diBURU orang....??? "
...
Yang tinggal di gunung merindukan pantai.
Yang tinggal di pantai merindukan gunung.

Di musim kemarau merindukan musim hujan.
Di musim hujan merindukan musim kemarau.

Diam di rumah merindukan bepergian.
Setelah bepergian merindukan rumah.

Waktu tenang mencari keramaian.
Waktu ramai mencari ketenangan.

Setelah berkeluarga, belum memiliki anak mengeluh, setelah memiliki anak mengeluh bea hidup dan pendidikan.

kita tidak pernah bahagia; sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki.
Namun setelah dimiliki, tak lagi menarik.

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada,namun mengabaikan apa yang sudah dimiliki.

Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR,..
bersyukurlah senantiasa dengan berkat yang sudah kita miliki".

"Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yg luas ini?
Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja sulit.

Namun bila daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi!"

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun maka kita akan melihat keburukan di mana-mana.
Bumi inipun akan tampak buruk.

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil.
Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran buruk/negatif!

Bila hati kita tertutup,
tertutuplah semua ..

SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkan TUHAN.
Karena hidup adalah: "waktu yang dipinjamkan"
dan
Harta adalah: "ANUGERAH yang dipercayakan"
Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki.
Bersyukurlah atas keluarga dan rumah tangga yg kita miliki.
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki.
Masih banyak orang yang tidak seberuntung kita.

Tuhan memberkati....

FILSUF DAN PELAUT


Twitter : @BundaPenolong

FILSUF DAN PELAUT

Ada seorang filsuf yang menaiki sebuah perahu kecil ke suatu tempat. Karena merasa bosan dalam perahu, dia pun mengajak pelaut yang bersamanya mengobrol.
...

Ia bertanya, " Apakah Anda mengerti filosofi?"
"Tidak mengerti," jawab pelaut pendek.

"Waduhh, sayang sekali, Anda telah kehilangan setengah dari seluruh kehidupan Anda. Hm, apa Anda mengerti matematika?" Filsuf tersebut bertanya lagi.
"Tidak mengerti juga," jawab pelaut tersebut.

Filsuf itu, menggelengkan kepalanya seraya berkata, "Sayang sekali, bahkan Anda tidak mengerti akan matematika. Berarti Anda telah kehilangan lagi setengah dari kehidupan Anda!"

Tiba-tiba ada ombak besar, membuat perahu kecil tersebut terombang-ambing. Beberapa tempat telah kemasukan air; sepertinya perahu tersebut akan tenggelam. Filsuf tersebut ketakutan.

Si pelaut pun bertanya pada filsuf, "Tuan, Anda bisa berenang?"
Filsuf dengan cepat menggelengkan kepalanya dan berkata, "Saya tidak bisa, cepat tolonglah saya!"

Pelaut itu berkata, "Tidak bisa berenang? Saat ini, Anda bisa kehilangan seluruh kehidupan Anda!" ______________________________

Dari cerita ilustrasi di atas, kita mendapatkan sebuah pesan bahwa semua orang sebenarnya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jadi, merasa bangga atas prestasi itu wajar saja, tetapi jangan sampai membuat diri sendiri menjadi sombong maupun angkuh.

Ingat: pasti masih ada yang lebih pintar dari kita. Kita juga masih perlu belajar dari kelebihan orang lain..

Semoga bermanfaat..
Tuhan memberkati.....

ESENSI DIRI


Twitter : @BundaPenolong

ESENSI DIRI

Alkisah di suatu desa, ada kabar yang menggembirakan. Orang-orang di desa itu gembira mendengar bahwa putra sulung sang kepala desa akhirnya akan pulang ke desanya setelah meraih gelar sebagai seorang dokter. Rencananya, ia pulang untuk mencari istri alias pendamping hidupnya.
...

Mendengar si putra sulung kepala desa akan mencari seorang calon istri, Orang-orang di desa sibuk memikirkan putri siapa yang pantas disandingkan dengan putra sulung kepala desa. Ketika berkumpul di aula desa, diputuskanlah bahwa ada 3 orang gadis yang menurut mereka paling sesuai disandingkan dengan putra sulung kepala desa.

Yang pertama adalah putri seorang juragan beras yang kaya di desa. Selain kaya, putri juragan ini sangat cantik dan molek. Perawakannya bak peragawati. Ramping, langsing dan singset. Menurut mereka, inilah pasangan yang cocok bagi putra sulung kepala desa. Yang satu cantik, dan yang lainnya ganteng.

Yang kedua adalah putri bendahara desa. Bendahara desa adalah seorang yang terpelajar, semua anaknya terpelajar. Putri sulung bendahara adalah seorang yang sangat pintar. Ia sangat jeli dan banyak membantu ayahnya. Nantinya ia diharapkan bisa menjadi pengganti ayahnya sebagai bendahara desa. Lagi-lagi, menurut orang-orang desa, inilah pasangan yang ideal. Sama-sama pintar, bendahara pintar dan dokter hebat.

Yang ketiga adalah putri seorang dokter desa. Menurut orang-orang desa, pasangan ini ideal ‘wong sama-sama dokter. Apalagi yang kurang?

Lalu, tibalah saat yang mendebarkan bagi seluruh isi desa. Putra sulung kepala desa akhirnya tiba di desa. Untuk membuktikan pilihan siapa yang paling tepat. Maka bergiliranlah putri si juragan, putri bendahara desa, dan putri dokter desa bertandang ke rumah Pak kepala desa untuk berkenalan dengan putra sulung pak kepala desa. Tiga hari berturut-turut mereka berdatangan. Tetapi, tidak ada satupun dari mereka yang dipilih oleh putra sulung kepala desa menjadi istrinya. Orang-orang di desa terheran-heran akan kenyataan ini.

Satu bulan kemudian, putra sulung kepala desa meminang putri seorang tukang kayu. Setelah melangsungkan pernikahan, mereka langsung meninggalkan desa, menuju ke kota tempat praktek si putra sulung sebagai dokter.

Setelah kepergian mereka, orang-orang desa yang penasaran bertanya kepada Pak kepala desa. “Bapak, kenapa anak bapak malah memilih anak seorang tukang kayu menjadi istrinya?” Dengan tersenyum pak kepala desa menjawab,”Ia sudah memilih yang terbaik. Ia memilih apa yang ada di dalam, bukan apa yang tampak di luar.”

“Maksud bapak?” Tanya orang-orang desa yang penasaran.

Lalu pak kepala desa menjelaskan dengan bijaksana “Benar, bukan putri juragan yang cantik, molek, dan langsing yang dipilih anakku. Karena, ia tidak melihat fisik seseorang. Wajah yang cantik, tubuh yang langsing tidak akan bertahan lama. Ia akan pudar seiring waktu. Bukan juga, putri bendahara desa yang pintar. Karena, kepintaran tidak menjamin apapun. Ia juga tidak memilih putri dokter desa. Karena, profesi hanyalah bagian dari pekerjaan seseorang. Bukan menentukan bagaimana sebenarnya orang itu”

“Kalau akhirnya anakku memilih putri si tukang kayu, itu lebih karena esensi diri yang baik. Putri si tukang kayu setiap sore selalu menyempatkan diri memberi minum pada beberapa kelinci yang tidak ia pelihara. Meskipun ia telah lelah membantu ayahnya bekerja. Esensi dirinya yang sederhana, tulus, dan rela melakukan pekerjaan yang sekecil apapun membuat anakku memilihnya sebagai pendamping hidupnya. Itu adalah hal yang terpenting bagi anakku.”

Tuhan tidak memerlukan seorang worship leader yang cantik luar biasa atau langsing luar biasa di dalam pelayanan-Nya. Tuhan juga tidak memerlukan seorang yang luar biasa pintar mengatur di dalam pelayanan-Nya. Bahkan, Tuhan juga tidak memerlukan seseorang yang punya jabatan luar biasa tinggi di perusahaannya untuk pelayanan-Nya.

Ia hanya melihat esensi diri kita. Hati kita yang tulus, rela dalam melakukan pelayanan-Nya. Itu saja.

Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan apa yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.” ( 1 Samuel 16:7)

Semoga bermanfaat.
Tuhanmemberkati....

LIFE IS BEAUTIFUL


Twitter :@BundaPenolong

LIFE IS BEAUTIFUL

Jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari luar,
...
maka kehidupan di dalam telur akan berakhir.

Tapi......
jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari dalam,
maka kehidupan baru telah LAHIR.

HAL-HAL BESAR selalu dimulai DARI DALAM. Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa

langit itu selalu biru,
Bunga selalu mekar,
Mentari selalu bersinar...

Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi

pelangi
di setiap badai,

Senyum
di setiap air mata,

Berkat
di setiap cobaan,

jawaban
di setiap doa.

Jangan pernah menyerah saudaraku.
Terus berjuanglah.
“Life is so beautiful..”.

Hidup
bukanlah suatu tujuan,
melainkan perjalanan
maka nikmatilah.

Hidup
adalah tantangan,
hadapilah.

Hidup
adalah anugerah,
terimalah.

Hidup
adalah tugas,
selesaikanlah.

Hidup
adalah cita2,
capailah.

Hidup
adalah misteri,
singkapkanlah.

Hidup
adalah kesempatan,
ambillah.

Hidup
adalah lagu,
nyanyikanlah.

Hidup
adalah janji,
penuhilah.

Hidup
adalah keindahan,
bersyukurlah.

Hidup
adalah teka-teki,
pecahkanlah.


1 hal buat kita Bahagia
adalah CINTA

1 hal
buat kita Dewasa
adalah MASALAH

1 hal
buat kita Hancur
adalah PUTUS ASA

1 hal
buat kita Maju
adalah USAHA

1 hal
buat kita Kuat
adalah "DOA"

Pengemis Tua yang SENGSARA hidupnya


Twitter : @BundaPenolong

Pengemis Tua yang SENGSARA hidupnya

Setiap hari pekerjaannya hanya mengemis dan hasilnya hanya cukup untuk makan bahkan kadang hanya untuk makan sekali dalam sehari.
...

Ada Dokter Muda yang setiap hari melewatinya dan selalu memberi uang pada Pengemis karena merasa IBA.

Sering terpikir oleh sang Pengemis,alangkah enaknya orang yang hidup berkecukupan seperti Dokter Muda itu,selain kaya,mereka bisa bantu banyak orang yang membutuhkan Pertolongan.

Suatu hari sang Dokter lewat dan mendapati si Pengemis sedang terbaring,sang Dokterpun coba menghampirinya, tetapi alangkah kaget karena si Pengemis Tua ternyata sudah meninggal Dunia.

Ada yang menarik perhatian sang Dokter Muda dari PENINGGALAN si Pengemis Tua yaitu mangkuk kotor dan kumal yang selalu dipakai Pengemis utk mengemis setiap harinya.
Sang Dokter Muda mengambil dan membawa mangkuk itu ke seorang Ahli Arkeologi dan ternyata mangkok tersebut sudah berusia ratusan tahun dan SANGAT LANGKA dari Dinasti Tang dan Jika dijual,HARGANYA bisa untuk beli beberapa buah RUMAH MEWAH dan makanan berlimpah.

Hikmah yang kita petik ;
Kadang kita terlalu SIBUK mencari PELUANG disana sini Tak tentu ARAH Penuh Umpatan dan IRI Hati tetapi ternyata Peluang itu sebenarnya ada DI DEKAT kita tanpa di sadari...

Bersyukurlah selalu,Jika apa yang kita Cari
Belum TERCAPAI,Maka CINTAILAH apa yang
Kita MILIKI saat ini. Sesungguhnya KEBAHAGIAAN Itu tergantung HATI KITA...
Apa pun yang Kita Miliki Meski Gunung dan Samudra Sungguh TIADA berarti Jika Hanya Melihat dengan Tanpa Syukur di Hati...

"Rumput Tetangga Lebih Hijau" Itulah Fatamorgana Kehidupan...
Maka itu... Bersyukurlah selalu Niscaya Hati kita kan Dilapangkan dengan Berjuta Nikmat tak terhingga...

Tuhan memberkati....

Hidup Ini Singkat


Twitter : @BundaPenolong

Hidup Ini Singkat

Ada sebuah iklan menarik yang dikeluarkan oleh Microsoft ketika produk video game mereka, Xbox, bermaksud untuk bersaing dengan Sony Play Station dan Nintendo. Iklan Microsoft Xbox mengisahkan seorang ibu yang melahirkan bayi dan dalam perjalanan waktu yang singkat, bayi tersebut tumbuh menjadi dewasa dan berakhir dalam kuburan. Sebuah filosofi kehidupa...
n baru coba ditawarkan. Life is short, play more. Hidup ini sangat singkat, baru sebentar kita lahir dan tidak lama kita harus segera meninggal. Karena hidup ini sangat pendek, kita tidak punya banyak waktu untuk menikmati hidup ini. Oleh karena itu selama ada waktu pergunakanlah hidup yang singkat ini untuk bermain dan bersenang-senang.

Banyak orang menganut filosofi tersebut dan memilih untuk bersenang-senang dalam hidup mereka. Salomo, sebagai raja paling berhikmat yang pernah ada, menasehati generasi muda bahwa mereka bebas bersenang-senang selama hidup, namun akan tiba waktunya bahwa mereka harus mempertanggungjawabkan apa yang mereka perbuat pada hari penghakiman. (Pengkhotbah 11:9)

Hidup ini singkat. Apa yang menjadi prioritas Anda? Apakah Anda memilih untuk bersenang-senang dan bermain-main dengan kehidupan ini? Stop playing, start praying. Stop feasting, start fasting. Seek God more.

Pergunakanlah hidup Anda untuk sesuatu yang positif dan carilah Tuhan senantiasa.

Mematahkan prediksi


Twitter : @BundaPenolong

Mematahkan prediksi

Karena cuaca dingin & ingin mendapatkan kehangatan, dua orang anak berusia 8 thn menuangkan bensin di kompor sekolahnya..
...

Ledakan hebat pun terjadi & merenggut nyawa salah seorang diantaranya. Sementara anak yang satunya mengalami luka bakar yang parah di kaki & dokter menyarankan segera di amputasi agar tidak menyebarkan infeksi..

Tapi orang tuanya berkata,
"Kita tunggu dulu beberapa hari"..
Setelah beberapa hari dokter melihat bahwa kaki anak itu sembuh tapi kaki kirinya lebih pendek 6,4 cm, "Ia tidak akan pernah bisa berjalan!" Kata dokter..

Beberapa minggu kemudian, ternyata anak itu bisa berjalan dengan bantuan tongkat penyangga..
Dokter memprediksi, "Ia tidak akan bisa berjalan tanpa tongkat!Tapi dalam beberapa minggu, anak itu membuktikan bisa berjalan tanpa tongkat..

Lagi2 dokter berkata, "Ia bisa berjalan, tapi tidak akan pernah bisa berlari!"

Tapi anak itu belajar berlari....

Tahukah anda bahwa anak yang dimaksud itu adalah Glenn Cunningham yang telah memenangkan medali emas & memecahkan rekor dunia 1500m dengan waktu 4 menit 8 detik!!

Bagaimana bisa seorang anak yang "Diprediksi" menderita Kelumpuhan namun, kenyataannya ia berhasil menjadi seorang juara di lintasan lari??

Karena ia Punya Semangat Pantang Menyerah pada Keadaan!!

Dan itulah yang menjadi Kekuatannya!!!........
Apakah anda merasa Gagal karena selalu "Diprediksi Negatif" oleh lingkungan anda??

Sekaranglah Saatnya berubah dengan merevisi diri serta selalu Intropeksi diri u/ menjadi LebihBaik lagi untuk itu,

Ingatlah!!!!

Hidup kita tidak tergantung pada Prediksi orang,

Hidup kita Bergantung pada Pola Pikir, Mentalitas & Usaha!!
Dan itu semuanya menjadikan kita Lebih dari seorang Pemenang!! ....

Jadi, kenalilah Warrior DNA dalam diri :
Kita terlahir sebagai Pemenang Kehidupan!!!

"Ingat saat jutaan sperma benih kehidupan ayah kita berkompetesi menemui satu sel telur ibu kita : maka hanya 1 sel sperma yang Terbaik yang berhasil dan itulah Diri kita saat ini

Semoga bermanfaat,
Tuhanmemberkati....

Triple Filter Test


Twitter : @BundaPenolong

Triple Filter Test

Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat. Suatu hari seorang kenalannya bertemu denga filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"
...

"Tunggu beberapa menit," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan meberikan suatu test sederhana. Ini disebut Triple Filter Test."

"Triple filter Test?"

"Benar," kata Socrates. "Sebelum kita bicara tentang teman saya, saya kira bagus kalau kita mengambil waktu beberapa saat dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah sebabnya saya menyebutnya triple filter test."

Filter petama adalah KEBENARAN. "Apakah Anda yakin sepenuhnya bahwa yang akan Anda katakan pada saya benar?"

"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya hanya mendengar tentang itu."

"Baik," kata socrates. "Jadi Anda tidak yakin bila itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua, filter KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"

"Tidak, malah sebaliknya..."

"Jadi," Socrates melanjutkan, "Anda akan berbicara tentang sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi karena masih ada sattu filter lagi, yaitu filter KEGUNAAN. Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"

"Tidak, sama sekali tidak."

"Jadi," Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin mengatakan sesuatu yang belum tentu benar , buruk dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus mengatakannya kepada saya?"

Itulah mengapa Socrates adalah filsuf besar dan sangat terhormat. Kawan-kawan, gunakan triple filter test setiap kali Anda mendengar sesuatu tentang kawan dekat atau kawan yang Anda kasihi.

Paulus, rasul dari Yesus kristus mengatakan, "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap di dengar, semua yang disebut kebajikan dan patus dipuji, pikirkanlah semuanya itu... Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu." (Filipi 4:8-9)

Tanda-Tanda Luka


Twitter : @Bundapenolong

Tanda-Tanda Luka

Beberapa tahun yang lalu di sebuah musim panas di Florida bagian selatan. Seorang anak kecil memutuskan untuk pergi berenang di sebuah danau di belakang rumahnya. Dengan tergesa-gesa dia berlari keluar pintu belakang sambil melepaskan sepatu, kaus kaki dan kaosnya, terjun ke air yang dingin. Dia berenang dan berenang terus tanpa disadarinya bahwa dia sud...
ah berada di tengah-tengah danau.

Bersamaan dengan itu, seekor buaya besar juga sedang berenang ke arah yang sama. Ibunya dari dalam rumah memandang ke arah jendela dan melihat anaknya dan buaya tersebut semakin lama semakin mendekat satu dengan yang lain. Dengan ketakutan yang luar biasa, dia berlari ke dekat pinggir danau tersebut sambil berteriak kepada anaknya dengan sekuat tenaga. Ketika mendengar teriakan ibunya, anaknya sadar dan berbalik berenang ke arah ibunya. Namun terlambat sudah.

Buaya besar tersebut juga sudah berhasil menjangkau dia. Dari dermaga, ibu itu menggapai lengan anak lakinya bersamaan dengan buaya besar tersebut menyambar paha dari anaknya.Terjadilah tarik- menarik yang sangat mengerikan antara keduanya. Buaya besar tersebut jauh lebih kuat dari ibunya, namun demikian ibunya bertahan mati-matian untuk tidak menyerah dan membiarkan anaknya terlepas. Seorang petani yang kebetulan lewat di sekitar lokasi mendengar teriakan ibu tersebut, bergegas turun dari mobilnya dan menembak buaya besar itu.

Secara luar biasa setelah berminggu-minggu di rumah sakit, anak laki-laki tersebut berhasil diselamatkan dan disembuhkan. Pahanya penuh dengan bekas luka dari serangan buaya yang sangat ganas itu dan di bagian lengannya juga terdapat bekas luka cakaran dari kuku-kuku ibunya yang menancap pada daging lengannya sebagai usaha mempertahankan nyawa anaknya yang dikasihinya.

Setelah lewat masa-masa traumanya, seorang wartawan surat kabar yang mewawancarai anak laki- laki tersebut meminta dia untuk menunjukkan bekas luka-luka di pahanya. Anak tersebut kemudian mengangkat celananya, namun dia secara bangga juga berkata kepada si wartawan. "Lihat bekas luka- luka di tanganku yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut" Ini terjadi karena ibu saya tidak pernah menyerah dan tidak mau melepaskan aku.”

Saudara dan saya dengan mudah dapat mengenali anak laki-laki tersebut. Kita semua punya bekas luka- luka, bukan dari gigitan buaya atau dari satu peristiwa yang sangat dramatis. Tetapi bekas luka- luka dari masa lalu yang sangat menyakitkan. Beberapa dari bekas luka-luka tersebut tidak dapat dikenali dari luar tapi menggoreskan penyesalan yang sangat dalam bagi kita. Namun, beberapa luka, saudaraku, adalah bekas-bekas luka karena Tuhan tidak mau menyerah atas kita. Di tengah-tengah pergumulan Anda, Dia terus bertahan untuk terus memegang Anda.

Firman Tuhan berkata bahwa Allah mengasihi Anda. Bilamana Yesus Kristus ada di dalam kehidupan Anda, Anda menjadi anakNYA. Dia sangat rindu untuk memproteksi dan menyediakan kebutuhanmu dengan cara apapun juga. Tetapi seringkali kita secara bodoh melakukan perkara-perkara yang membahayakan diri kita sendiri. kehidupan selayaknya sebuah danau tempat kita berenang, danau yang dipenuhi berbagai bahaya dan kadang kala kita lupa bahwa musuh kita sedang menunggu untuk menyerang.

Ketika peristiwa tarik-menarik terjadi, berbahagialah bilamana Anda memiliki bekas luka di lengan Anda sebagai tanda kasihNya pada Anda. Dia tidak pernah dan tidak akan sekali-kali menyerah dan membiarkan serta melepaskan anda pergi.

Tuhan memberkati.....

Belajar dari Semut


Twitter : @BundaPenolong

Belajar dari Semut

Suatu hari Raja Daud mengajak Salomo anaknya menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya Salomo sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Daud mendorongnya untuk menghampiri Salomo. "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?" tanya sang ayah.
...

Suatu hari Raja Daud mengajak Salomo anaknya menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya Salomo sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Daud mendorongnya untuk menghampiri Salomo. "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?" tanya sang ayah.

"Oh lihatlah ayah sekawanan semut itu, mereka begitu sibuk mengangkat daun menuju sarang. Untuk apa sebenarnya daun-daun itu?" tanya Salomo kepada ayahnya.

"Daun itu adalah makannya, anakku. Ini adalah musim dimana mereka biasa mengumpulkan makanan, untuk bekal ketika salju mulai turun menutupi bumi." Jawab Daud.

"Lihatlah mereka begitu kecil tapi sanggup mengangkat daun yang begitu besar, bahkan jauh lebih besar dari tubuh mereka sendiri. Ternyata semut tidak selemah yang aku kira selama ini." Sambung Salomo. Dia tampak begitu heran dan kagum dengan pemandangan yang sedang dilihatnya.

"Yah itulah Kuasa Tuhan, bahkan binatang yang paling lemah diberikan Tuhan kekuatan melebihi yang lain. Tuhan itu adil. tahukah kamu anakku, semut yang kecil ini sanggup mengangkat beban yang bahkan 10 kali lebih berat dari tubuhnya. Seekor gajah yang paling besarpun tidak akan sanggup menandingi kekuatan seekor semut. Anakku, jangan pernah sekalipun engkau meremehkan mereka yang tampak lemah. Belajarlah dari semut! Jika engkau nanti menjadi seorang raja". Jawab Raja Daud.

"Engkau tahu berapa lama mereka akan mengangkat makanan-makanan itu?" tanya Raja.

"Entah ayah, mungkin sampai nanti sore". Jawab Salomo.

"Tidak nak, tidak seperti itu. Mereka akan terus bekerja mengumpulkan makanan hingga musim dingin tiba. Lihatlah bagaimana mereka bekerja! Mereka seakan tidak pernah lelah. Tidak ada yang diam, tidak ada yang tampak sedang asik bersantai bukan?" sambung Raja Daud.

"Ya, ayah benar. Mereka semua bekerja! Tapi Ayah, mungkinkah karena mereka takut akan dihukum jika tidak bekerja? mungkin ada yang sedang mengawasi mereka bekerja." Salomo mencoba mengajukan argumennya.

"Tidak, tidak ada yang mengawasi, semut bukan budak dari siapapun. Semut hanya memiliki seorang ratu yang bertugas melahirkan para semut, sedangkan sebagian besar semut adalah jenis pekerja dan sisanya adalah semut prajurit yang bertugas menjaga koloni dan ratu mereka. Tapi tidak untuk mengontrol para pekerja." Jawab Raja Daud.

"Anak ku, jika engkau mau merenungkannya, engkau bisa belajar banyak dari kehidupan para semut." Sambung Raja Daud.

"Apakah itu ayah, katakanlah supaya aku ini mengert." Pinta Salomo.

"Baiklah, supaya engkau tahu, semut adalah binatang yang bijaksana, yang menyadari bahwa untuk segala sesuatu ada masanya. Mereka menyadari ada waktu untuk mengumpulkan dan bekerja serta ada waktu untuk beristirahat. Ketika masa untuk bekerja datang, mereka akan menggunakannya untuk mengumpulkan bekal makanan. tak satupun dari mereka yang berusaha mencuri waktu untuk bersantai dan bersenang-senang. Karena mereka sadar ketika musim dingin tiba, mereka akan dapat beristirahat di dalam sarangnya yang hangat, semua beristirahat, tidak ada yang bekerja. Mereka makan dan minum, berpesta sambil menanti datangnya musim semi."

"Yang kedua, sebagai semut, mereka tahu bagaimana hidup dalam bersama dalam komunitasnya. Setiap semut paham akan tugas dan perannya masing masing. Mereka menjalankan tugasnya dengan setia. Mereka tidak perlu dipaksa dan tidak perlu didikte. Mereka tetap bekerja tanpa perlu diawasi. Tiap-tiap semut akan melakukan tugasnya dengan sukarela dan sungguh-sungguh. Yang satu tidak iri dengan yang lain. Selain rajin, semut adalah binatang yang memiliki integritas tinggi."

"Anakku jika engkau nanti menjadi seorang raja yang akan memimpin bangsamu, ajaklah rakyatmu belajar dari para semut." Sambung Sang Daud.

Tak terasa hari semakin siang. Matahari sudah berada tepat di atas kepala. Digandengnya tangan Salomo. "anak ku sudah saatnya untuk pulang. Masih cukup waktu untuk kamu bisa merenungkannya nanti."

Ya masih banyak waktu bagi kita untuk merenungkan, betapa tidak sempurnanya kita sebagai manusia, hingga masih harus belajar dari para semut.

Semoga bermanfaat
Tuhan memberkati....